Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Serap Aspirasi Daerah, DPD RI Soroti Ketahanan Pangan hingga Konflik Papua

Serap Aspirasi Daerah, DPD RI Soroti Ketahanan Pangan hingga Konflik Papua

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
  • visibility 101
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA,MSINEWS.COM— Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) menyampaikan hasil penyerapan Aspirasi Masyarakat dan Daerah (Asmasda) yang dihimpun sejak 24 April hingga 13 Mei 2026 pada Sidang Paripurna ke-10 di Gedung Nusantara V, Kompleks Parlemen Senayan, Jumat pekan lalu.

Adapun ,berbagai persoalan strategis yang menjadi perhatian masyarakat di sejumlah daerah meliputi pembangunan desa, distribusi energi subsidi, perlindungan pekerja migran, pendidikan, kesehatan di wilayah 3T, ketahanan pangan, hingga situasi keamanan dan konflik kemanusiaan di Papua.

Penyampaian aspirasi di Sub Wilayah Barat I yang diwakili Muhammad Nuh dan Almira Nabila Fauzi menyoroti tantangan pembangunan desa, penguatan kapasitas aparatur, kepastian status tenaga non-ASN, distribusi BBM subsidi bagi nelayan, perlindungan pekerja migran, perempuan dan anak, hingga efektivitas penyaluran APBN dan dana transfer daerah.

Selain itu, masyarakat juga mengeluhkan ketimpangan sarana pendidikan dan distribusi tenaga pendidik, sehingga DPD RI menekankan pentingnya penguatan tata kelola pemerintahan desa, pemerataan subsidi energi dan layanan pendidikan, serta percepatan penyaluran anggaran daerah agar pembangunan lebih efektif dan merata.

“Transparansi penggunaan anggaran negara perlu terus diperkuat agar masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan secara lebih nyata” ujar Almira.

Pada kesempatan yang sama, penyampaian aspirasi di Sub Wilayah Barat II diwakili oleh Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Fahira Idris. Masyarakat menyoroti urgensi revisi Undang-Undang Pemilu guna memberikan kepastian hukum Pemilu 2029.

Selain itu, masyarakat juga menyoroti pengawasan distribusi LPG subsidi 3 kg, dampak El Nino terhadap ketahanan pangan, perlindungan pekerja migran Indonesia, dampak fluktuasi nilai tukar terhadap sektor pariwisata daerah, serta pemerataan distribusi guru dan tenaga pendidik.

DPD RI mengusulkan penguatan regulasi pemilu, pengawasan distribusi subsidi, serta peningkatan perlindungan dan kompetensi tenaga kerja Indonesia.

Di kawasan Sub Wilayah Timur I, aspirasi disampaikan oleh Muhammad Hidayattollah dan Andhika Mayrizal Amir. Aspirasi masyarakat menyoroti disharmonisasi regulasi kawasan hutan yang menghambat pembangunan desa, keterbatasan kewenangan daerah, rendahnya kesejahteraan guru perbatasan, serta minimnya layanan kesehatan di wilayah 3T.

Menindaklanjuti hal tersebut, DPD RI merekomendasikan pengawasan terhadap pelaksanaan UU Desa, UU Kehutanan, UU Sisdiknas, UU Guru dan Dosen, serta UU Kesehatan dengan fokus pada reformulasi tata kelola dana desa, harmonisasi regulasi pusat-daerah, penguatan kesejahteraan guru dan perlindungan pendidikan anak, serta pemerataan tenaga kesehatan, fasilitas medis, dan akses layanan BPJS bagi masyarakat di wilayah perbatasan dan kepulauan.

Sedangkan di Sub Wilayah Timur II, aspirasi disampaikan oleh Hasby Yusuf dan Frits Tobo Wakasu. Masyarakat menyoroti meningkatnya ancaman keamanan sosial, eksploitasi anak, penyalahgunaan narkoba, pinjaman online ilegal, dan kejahatan siber yang memerlukan penguatan literasi digital dan perlindungan sosial. Selain itu, sektor kelautan dan perikanan, perlindungan perempuan dan anak di wilayah adat dan 3T, penguatan investasi daerah, hingga sinkronisasi regulasi pendidikan juga menjadi perhatian utama masyarakat di kawasan timur Indonesia.

Khusus isu nasional di Papua, masyarakat menilai situasi keamanan dan konflik kekerasan masih memerlukan langkah penyelesaian yang lebih komprehensif. Pendekatan keamanan yang diterapkan belum sepenuhnya mampu menciptakan rasa aman bagi masyarakat sipil. Maka perlu evaluasi menyeluruh terhadap kebijakan keamanan melalui pendekatan yang humanis, persuasif, menjunjung hak asasi manusia, serta memperkuat sinergi pemerintah, aparat keamanan, lembaga independen, dan masyarakat sipil demi terciptanya perdamaian berkelanjutan di Papua.

“Selesaikan masalah Papua dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, jangan ada pembiaran bagi masyarakat Papua” pungkas Frits.**tim red.

 

 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tragis

    Tragis! Lebih dari 71 Petugas Ad Hoc Meninggal Selama Tahapan Pemilu 2024

    • calendar_month Senin, 19 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 122
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tragis Tahapan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 telah menyisakan duka yang mendalam dengan meninggalnya 71 petugas ad hoc selama periode krusial dari Rabu (14/2) hingga Minggu (18/2). Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Hasyim Asy’ari, mengungkapkan statistik menyedihkan ini disampaikan dalam sebuah konferensi pers di Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin 16/2/2024. Baca juga : Tim […]

  • Kemendikbudristek Harus Awasi Implementasi Regulasi SBOP di PTN

    Kemendikbudristek Harus Awasi Implementasi Regulasi SBOP di PTN

    • calendar_month Minggu, 12 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) diingatkan, harus mengawasi implementasi regulasi penentuan nilai harga satuan biaya operasional pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Baginya, upaya ini penting dilakukan agar Uang Kuliah Tunggal (UKT) yang dibebankan tidak membelit mahasiswa. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi X DPR RI Ledia Hanifa Amaliah dalam wawancara dengan wartawan […]

  • Timnas AMIN Laporkan ke KPU dan Bawaslu, Buntut Iklan Videotron Diturunkan

    Timnas AMIN Laporkan ke KPU dan Bawaslu, Buntut Iklan Videotron Diturunkan

    • calendar_month Selasa, 16 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Tim Nasional (Timnas) Anies-Muhaimin (AMIN) berencana melaporkan takedown videotron Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu). Videotron tersebut, yang sempat terpasang di Jakarta dan Bekasi, dianggap melanggar aturan. Kapten Timnas AMIN, M Syaugi Alaydrus, mengungkapkan bahwa timnya akan melaporkan kejadian ini sebagai […]

  • Sihir, Teluh dan Santet, Berbalik ke Pengirimnya Berikut Amalan dari Ustadz M. Faizar Ahli Ruqyah

    Sihir, Teluh dan Santet, Berbalik ke Pengirimnya Berikut Amalan dari Ustadz M. Faizar Ahli Ruqyah

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi–Sihir, teluh dan santer adalah ilmu hitam yang dikirim oleh orang jahat dengan tujuan untuk mencederai manusia tampa melalui sentuhan tangan dengan bantuan ghaib. Biasanya ilmu gaib berupa teluh dan santet dikirimkan oleh seseorang berhati jahat, yang iri hati, dengki atau sakit hati kepada sang target. Ahli ruqyah syariyyah Ustadz Muhammad Faizar mengungkapkan bahwa kiriman […]

  • Polda Metro Jaya

    Polda Metro Jaya Siapkan 2.000 Personel untuk Amankan Debat Cawapres di JCC Senayan

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 120
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com –  Polda Metro Jaya telah menyiapkan 2.000 personel kepolisian untuk mengamankan jalannya debat keempat calon wakil presiden (cawapres) Pemilu 2024. Debat tersebut dijadwalkan berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, pada Minggu (21/1) nanti. Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Ade Ary Syam Indradi, mengungkapkan hal ini dalam keterangan tertulis di […]

  • Greenpeace Indonesia Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau-Pulau Kecil Raja Ampat

    Greenpeace Indonesia Desak Pemerintah Hentikan Tambang di Pulau-Pulau Kecil Raja Ampat

    • calendar_month Minggu, 8 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 105
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Lembaga lingkungan Greenpeace Indonesia mendesak pemerintah untuk segera menghentikan seluruh aktivitas pertambangan di pulau-pulau kecil Raja Ampat, Papua Barat Daya. Adapun, seruan ini menyusul laporan terbaru yang menunjukkan dampak lingkungan serius akibat eksploitasi tambang nikel yang terus berlangsung di kawasan yang dikenal sebagai salah satu pusat keanekaragaman hayati laut dunia. “Raja Ampat adalah surga biodiversitas […]

expand_less