Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Bos Kelapa Sawit Prediksi Cuaca Ekstrim Tahun Ini, Bisa Lambat Produksi

Bos Kelapa Sawit Prediksi Cuaca Ekstrim Tahun Ini, Bisa Lambat Produksi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 23 Agt 2023
  • visibility 78
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, InfomsiNews–Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GPKSI), Eddy Martono mengungkap dampak dari fenomena cuaca panas ekstrem atau El Nino baru akan berdampak terhadap produksi sawit pada tahun 2024 mendatang. Pasalnya di tahun baru akan ada keterlambatan kematangan buah saja, dan pastinya ini di luar prediksi.

“Kalau terjadi El Nino tahun ini, itu memang dampaknya tidak tahun ini (tahun 2023). Paling tahun ini ada keterlambatan kematangan buah saja, karena kalau tidak ada hujan buah itu lambat matangnya,” kata Eddy dalam workshop Gapki di Bandung, dikutip CNBC Indonesia, Rabu 23/8/2023.

Eddy mengatakan, akibat dari El Nino baru akan terasa di tahun 2024 mendatang, karena tidak bisa memupuk di tahun ini. Hal ini karena waktu pemupukan kelapa sawit itu sendiri paling sebentar ialah sekitar 6 bulan.

“Tetapi, dampaknya itu akan di tahun depan (tahun 2024), karena kita nggak bisa memupuk di tahun ini. Paling tidak pemupukannya minimal 6 bulan,” jelasnya.

Apabila fenomena cuaca panas ekstrem atau El Nino di tahun ini sama seperti tahun 2015 atau 2019 lalu, Eddy menyebut, kemungkinan dampaknya bisa sampai 2 tahun tidak ada produksi kelapa sawit.

Lanjut Eddy memprediksikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bahwa fenomena El Nino di tahun ini tidak akan begitu parah jika dibandingkan dengan tahun 2015 dan 2019 lalu.

“Di tahun ini prediksinya tidak seperti tahun 2019 atau 2015 yang cukup panjang. Seharusnya, kalau ikuti prediksi BMKG, itu dampaknya tidak akan sedahsyat tahun 2015 dan 2019,” ujarnya.

GPKSI bersama pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) tengah berupaya untuk membantu pengimplementasian dari teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau pembuatan hujan buatan.

“Setiap menjelang El Nino kita ada SOP (Standard Operating Procedure) untuk mencegah di kebun dan sekitar kebun, itu ada semua. Bahkan, kita bersama pemerintah melakukan hujan buatan dengan TMC. Kita membantu pemerintah, sudah dilaksanakan,” tandasnya

Selain itu, kata Eddy, pihaknya telah meminta para pemilik perkebunan untuk melakukan perawatan dengan benar dan baik lebih awal sebelum El Nino itu terjadi, seperti melakukan pemupukan yang dilakukan dengan clear.

“Supaya begitu nanti terjadi kita nggak bisa memupuk, jadi pada waktu setelah El Nino produksi tidak langsung terjun bebas,” ucapnya.

GAPKSI melarang melakukan pemangkasan  pada waktu menjelang kemarau, dan dilarang untuk melakukan penyemprotan, karena akan berbahaya terhadap perkebunan kelapa sawit itu sendiri.

“Kami juga melarang pada waktu El Nino itu melakukan pemangkasan pelepah, dan juga tidak boleh melakukan penyemprotan, itu bahaya,” terang dia. (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Salurkan Hak Pilih di Pilkada Serentak 2024, Mendagri Harap Sistem Keamanan Berjalan Baik

    Salurkan Hak Pilih di Pilkada Serentak 2024, Mendagri Harap Sistem Keamanan Berjalan Baik

    • calendar_month Rabu, 27 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 69
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian bersama sang istri Tri Tito Karnavian menggunakan hak pilihnya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024. Keduanya melakukan pencoblosan di TPS 001 di Kompleks Perumahan Widya Candra III, Kelurahan Senayan, Jakarta, Rabu (27/11/2024). “Jadi kita melaksanakan kewajiban dan juga menggunakan hak kita [untuk memilih], saya dengan […]

  • Kasus Penistaan Agama, Akhirnya Panji Gumilang Masuk Juga di Jeruji Besi

    Kasus Penistaan Agama, Akhirnya Panji Gumilang Masuk Juga di Jeruji Besi

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 73
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan penistaan agama. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan penyidik pada saat itu langsung membuat surat dengan memberikan perintah penangkapan terhadap Panji Gumilang itu. “Pada pukul 21.15 WIB penyidik langsung memberikan surat perintah penangkapan disertai penetapan sebagai […]

  • Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Jelang dan Pasca Idulfitri 2026

    Pemerintah Tetapkan WFA bagi Pekerja Jelang dan Pasca Idulfitri 2026

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 101
    • 0Komentar

      Msinews.com – Pemerintah menetapkan kebijakan kerja Flexible Working Arrangement (FWA) atau Work From Anywhere (WFA) bagi pekerja/buruh pada 16–17 Maret dan 25–27 Maret 2026. Kebijakan ini bertujuan mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat jelang dan pasca Idulfitri, sekaligus menjaga produktivitas kerja dan mendukung pertumbuhan ekonomi pada triwulan I. Kebijakan tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga […]

  • BNPB Catat Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatra Tembus 1.200 Jiwa

    BNPB Catat Korban Bencana Hidrometeorologi di Sumatra Tembus 1.200 Jiwa

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Msinews.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyampaikan perkembangan terbaru penanganan darurat dan pemulihan awal bencana hidrometeorologi basah yang melanda Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat hingga Senin (20/1/2026). Memasuki fase transisi menuju pemulihan, BNPB mencatat adanya penambahan satu korban meninggal dunia di Kabupaten Aceh Tengah. Dengan penambahan tersebut, jumlah korban jiwa terus meningkat. […]

  • Amin Rais Beserta Rombongan Geruduk KPK, Apa yang Terjadi?

    Amin Rais Beserta Rombongan Geruduk KPK, Apa yang Terjadi?

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Amien Rais dan Rizal Ramli mendatangi gedung KPK bersama sejumlah rombongan elemen masyarakat dan perwakilan mahasiswa hingga emak-emak. “Jadi hari ini tadi jam 11 ada pertemuan 35 tokoh-tokoh nasional, dosen-dosen dari universitas negeri, rektor dari universitas swasta, mahasiswa dan emak-emak. Tadi kita bahas perkembangan situasi termasuk ada Pak Amien, tokoh reformasi, Letjen Soeharto, jenderal […]

  • World Water Forum ke-10 Jadi Momentum Dorong Pengelolaan Air yang Adil dan Merata

    World Water Forum ke-10 Jadi Momentum Dorong Pengelolaan Air yang Adil dan Merata

    • calendar_month Sabtu, 11 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Pengelolaan air yang adil dan merata di seluruh dunia menjadi salah satu isu penting dalam World Water Forum ke-10 yang segera digelar pada 18-25 Mei 2024 di Bali. Ketua Sekretariat Panitia Nasional Penyelenggara World Water Forum ke-10 sekaligus Sekretaris Jenderal Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mohammad Zainal Fatah mengatakan bahwa forum tersebut menjadi […]

expand_less