Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Mentan Amran Temukan 1.000 Ton Beras Ilegal di Karimun

Mentan Amran Temukan 1.000 Ton Beras Ilegal di Karimun

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
  • visibility 303
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

 

Msinews.com – Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman mengeluarkan peringatan keras menyusul temuan 1.000 ton beras yang diduga masuk ke Indonesia secara ilegal.

Temuan tersebut langsung ditindaklanjuti dengan inspeksi mendadak (sidak) di kawasan Bea Cukai Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau.

Dalam operasi tersebut, aparat mengamankan total 1.000 ton beras ilegal, dengan sekitar 345 ton di antaranya masih tersimpan di gudang Bea Cukai. Beras tersebut diketahui diangkut menggunakan enam kapal dari kawasan Free Trade Zone (FTZ) Tanjung Pinang.

Distribusi beras itu dinilai janggal karena dikirim dari wilayah yang secara faktual bukan daerah produsen padi menuju daerah-daerah sentra produksi beras seperti Palembang dan Riau. Pola ini memperkuat dugaan adanya praktik penyelundupan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, beras-beras tersebut diduga masuk tanpa melalui prosedur karantina dan kepabeanan. Mentan Amran menilai praktik tersebut sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani nasional dan ancaman serius bagi kedaulatan pangan.

“Ini tidak boleh dibiarkan. Kita sudah swasembada, stok beras nasional lebih dari 3 juta ton. Tapi masih ada pihak-pihak yang memasukkan beras secara ilegal. Ini mengganggu petani kita, 115 juta rakyat Indonesia yang menggantungkan hidup dari pertanian,” kata Amran dalam keterangan resmi, Senin (19/1/2026).

Ia menegaskan kejanggalan distribusi tersebut harus diusut hingga ke aktor intelektualnya, bukan hanya berhenti pada pelaku lapangan.

“Bayangkan, beras dikirim dari daerah yang tidak punya sawah ke wilayah yang justru surplus. Ini harus diusut tuntas sampai ke akar-akarnya. Jangan hanya berhenti di pelaku lapangan,” ucapnya.

Selain beras, aparat juga mengamankan sejumlah komoditas pangan lain berupa gula pasir, cabai kering, bawang merah, dan bawang putih. Seluruh barang tersebut tidak dilengkapi sertifikat karantina, tidak melalui tempat pengeluaran resmi, serta tidak dilaporkan kepada pejabat berwenang.

Sebagian barang bukti telah dilelang sesuai ketentuan hukum, sementara komoditas yang dinilai berisiko tinggi dimusnahkan untuk mencegah dampak lanjutan.

Amran mengingatkan bahwa pelanggaran karantina tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga berpotensi membawa penyakit dan hama yang dapat merusak sektor pertanian dan peternakan nasional. Ia menyinggung pengalaman masuknya penyakit mulut dan kuku (PMK) beberapa tahun lalu yang menyebabkan kerugian besar.

“Tidak peduli satu ton atau satu juta ton, kalau masuk tanpa prosedur karantina, dampaknya sama-sama berbahaya. Negara bisa rugi besar, petani dan peternak yang paling menderita,” tegas Amran.

Mentan memastikan penanganan kasus ini akan melibatkan Satgas Mabes, Polda, TNI, Kejaksaan, Bea Cukai, serta Karantina, sejalan dengan arahan Presiden RI untuk menindak tegas kejahatan pangan.

Ia menegaskan negara tidak akan memberi ruang bagi praktik ilegal yang merusak kepercayaan publik dan mengancam swasembada pangan nasional.

“Kami akan jaga petani, jaga pangan, dan jaga negara. Tidak ada toleransi untuk praktik ilegal seperti ini,” pungkas Amran.*

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua DPD RI Sultan B Najamudin Dianugerahi Doktor Honoris Causa oleh Korea Maritime & Ocean University (KMOU)

    Ketua DPD RI Sultan B Najamudin Dianugerahi Doktor Honoris Causa oleh Korea Maritime & Ocean University (KMOU)

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 284
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM- Ketua Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Sultan Baktiar Najamudin dianugerani Doctor Honoris Causa (Dr. HC) bidang International Regional Studies dari Korea Maritime and Ocean University (KMOU), di Busan, Korea Selatan, Rabu 1 April 2026. Prosesi penganugeraah itu berlangsung khidmad, dipimpin oleh Presiden KMOU, Prof. Dr. Ryoo Dong-Keun, di Kim Kang-hee Hall, KMOU […]

  • Wisatawan Asing Ikut Tarik Tambang Lomba 17 Agustus KKS Jalan Jaksa Jakarta

    Wisatawan Asing Ikut Tarik Tambang Lomba 17 Agustus KKS Jalan Jaksa Jakarta

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.Org-Antusiasme masyarakat Indonesia dalam memperingati Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78 tahun. Kamis 17 Agustus 2023 usai pengibaran bendera merah putih di Istana Negara Jakarta, masyarakatpun mulai melakukan kegiatan menyambut hari Kemerdekaan 17 Agustus 2023 dengan berbagai atraksi menarik. Adapun atraksi-atraksi ini melibatkan semua warga baik anak-anak kecil,remaja,dewasa hingga orang tua. Di kawasan Jalan […]

  • Suap Proyek Perizinan: Hendra Yakinkan Kepala Birokrasi Ada Terlibat

    Suap Proyek Perizinan: Hendra Yakinkan Kepala Birokrasi Ada Terlibat

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 213
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Kasus dugaan suap proyek dan perizinan yang menyeret AGK serta enam orang lainnya, kini memasuki tahap pengembangan dengan melibatkan belasan kepala dinas di lingkup Pemerintah Provinsi Maluku Utara. Proses pengusutan kasus ini, KPK tidak hanya memfokuskan pada tersangka AGK, melainkan juga melakukan pemeriksaan terhadap pihak lain, termasuk belasan kepala dinas di lingkup […]

  • Jokowi Malam Apresiasi IKN, Sapa Pekerja dan Minta Do’a Restu

    Jokowi Malam Apresiasi IKN, Sapa Pekerja dan Minta Do’a Restu

    • calendar_month Sabtu, 23 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 206
    • 0Komentar

    Jakarta – Presiden Jokowi menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh masyarakat Indonesia yang sudah mendukung dan mendoakan kelancaran pembagunan IKN. Dikatakan Jokowi dalam membuka kegiatan malam Apresiasi Nusantara, upaya untuk memperkenalkan Ibu Kota Baru Indonesia.Ia juga mengumumkan progres capaian pembangunan kepada masyarakat Indonesia hinga ke warga terdekat. Jokowi menyampaikan terimakasihnya kepada seluruh pekerja, pelaksana proyek hingga masyarakat […]

  • Raker dengan Komisi II DPR, KemenPANRB Bahas Akselerasi Kelanjutan Reformasi Birokrasi Berdampak

    Raker dengan Komisi II DPR, KemenPANRB Bahas Akselerasi Kelanjutan Reformasi Birokrasi Berdampak

    • calendar_month Minggu, 15 Sep 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR.RI) dalam rapat kerja (Raker) dengan Kementerian PANRB RI menyepakati Anggaran tahun 2025. Rapat tersebut untuk membahas Anggaran kelembagaan tersebut dan menyetuji ,serta mengusulkan penambahan besaran belanja Kementerian terkait. Dalam kesempatan itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Abdullah Azwar Anas menyampaikan bahwa, anggaran tersebut akan digunakan […]

  • Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi

    Kemnaker Ajak Masyarakat Tingkatkan Kompetensi

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 179
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM [Jakarta]- Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka pendaftaran Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) Batch 4 mulai 29 Juli hingga 12 Agustus 2026 melalui platform Skillhub di skillhub.kemnaker.go.id. Program ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan berbasis kompetensi yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) […]

expand_less