Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » BGN Ungkap Dua Faktor Penyebab Dalam Program MBG

BGN Ungkap Dua Faktor Penyebab Dalam Program MBG

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Rabu, 6 Agt 2025
  • visibility 219
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana mengungkapkan dua faktor utama dalam Program Makan Bergizi Gratis atau MBG, seperti kasus keracunan makanan hingga penyelewengan anggaran dana.

Hal ini diungkapkan Kepala BGN Dadan Hindayana saat konperensi pers di Kementerian Pekerjaan Umum (PU), Jakarta, pada Selasa 5 Agustus 2025 kemarin.

“Ada dua risiko yang paling besar dalam program ini. Satu adalah penyalahgunaan anggaran, yang kedua adalah keracunan. Jadi kalau jujur saya ditanya, saya lebih takut dengan yang kedua,” ungkap Dadan.

Bos BGN Dadan menjelaskan, fenomena baru baru ini yang terjadi seperti kasus keracunan makanan, penyebabnya bukan berasal dari MBG bisa jadi dari faktor lain, kemungkinan kondisi kesehatan anak, proses pengolahan, bahan baku, penyajian hingga konsumsi.

“Karena bisa saja makanannya fine-fine saja, anaknya dalam keadaan sakit. Nah, karena makan bergizi seolah-olah sakitnya, muntahnya dari makanan. Padahal pernah terjadi di satu kelas, ada satu anak yang muntah padahal anaknya lagi sakit, satu sekolah ikut muntah,” jelasnya.

Ia mengatakan hasil evaluasi dari pihak BGN sendiri tak dapat dipungkiri bahwa program MBG tersebut masih ada celah dalam proses pemilihan dan waktu pengolahan makanan.

Seperti fenomena kasus terbaru di Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT), soal keracunan massal terhadap pelajar masih tetap terjadi meskipun distribusi MBG sudah diberhentikan selama seminggu lebih.

“Bahkan setelah delapan hari kita setop di satu sekolah itu, tidak kami beri makan, terjadi keracunan juga. Jadi bukan dari MBG saja keracunan itu,” kata Dadan.

Diketahui sebelummya, kurang lebih ratusan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 8 Kupang mendadak gejala keracunan makanan diduga setelah menyantap Makanan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah peristiwa itu terjadi pada Selasa 22 Juli 2025.

Ratusan pelajar masal keracunan langsung dilarikan ke rumah sakit utama Kota Kupang, RS Siloam, RS Mamami, dan RS SK Lerik.

Berdasarkan data informasi sebanyak 140 siswa SMP Negeri 8 Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).**

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketua MPR RI Berharap, Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten

    Ketua MPR RI Berharap, Kabinet Baru Pemerintahan Prabowo – Gibran Diisi Figur Kompeten

    • calendar_month Sabtu, 13 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua MPR RI, Dr. Bambang Susatyo menekankan pentingnya figur kabinet di pemerintahan Prabowo Subianto-Gibran Raka Buming Raka 2024-2029 harus memiliki loyalitas total. Menurutnya, hal tersebut penting mengingat tantangan dunia kedepan atas berbagai krisis akibat perang dan bencana alam akan mempengaruhi kondusifitas dalam negeri. “Para pembantu presiden nanti harus mampu bekerja 1 kali 24 jam selama […]

  • Indonesia-Australia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan hingga UMKM

    Indonesia-Australia Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan hingga UMKM

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

    Jakarta– Sejarah hubungan diplomatik Indonesia dan Australia berawal dari dukungan awal negara Kanguru tersebut berperan aktif dalam mendukung perjuangan Indonesia meraih kedaulatan, termasuk pada masa revolusi fisik 1945-1949. Kemesraan Indonesia dan Australia telah berjalan sejak pengakuan kedaulatan Indonesia pada tahun 1949. Awalnya, perwakilan Indonesia di Australia, Dr. Usman Sastroamidjojo, telah dikirim ke Australia pada tahun […]

  • Kasus Penistaan Agama, Akhirnya Panji Gumilang Masuk Juga di Jeruji Besi

    Kasus Penistaan Agama, Akhirnya Panji Gumilang Masuk Juga di Jeruji Besi

    • calendar_month Selasa, 1 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.News–Pimpinan Pondok Pesantren Al-Zaytun Panji Gumilang akhirnya resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus penodaan penistaan agama. Direktur Tindak Pidana Umum (Dirtipidum) Bareskrim Polri Brigjen Djuhandhani Rahardjo Puro mengatakan penyidik pada saat itu langsung membuat surat dengan memberikan perintah penangkapan terhadap Panji Gumilang itu. “Pada pukul 21.15 WIB penyidik langsung memberikan surat perintah penangkapan disertai penetapan sebagai […]

  • Ke Saudi, Menag Bawa Misi Presiden Prabowo untuk Peningkatan Kualitas Haji

    Ke Saudi, Menag Bawa Misi Presiden Prabowo untuk Peningkatan Kualitas Haji

    • calendar_month Minggu, 12 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Tangerang, msinews.com-Menteri Agama Nasaruddin Umar bertolak ke Arab Saudi untuk melaksanakan tugas dari Presiden Prabowo Subianto terkait penyelenggaraan ibadah haji 1446 H/2025 M. Ia mengatakan, Presiden Prabowo menginginkan persiapan haji tahun ini dilakukan dengan optimal dan meningkat kualitasnya. “Harapan Presiden RI, Pak Probowo Subianto, ke depan haji selain murah juga harus lebih baik. Ini tantangan […]

  • Fenomena Jual Beli Surat Suara Gegerkan Malaysia, Harga Capai Rp.163.800 per Lembar

    Fenomena Jual Beli Surat Suara Gegerkan Malaysia, Harga Capai Rp.163.800 per Lembar

    • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 208
    • 0Komentar

    Kuala Lumpur, MSINews.com – Fenomena tak lazim mengenai jual beli surat suara Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 di Malaysia menjadi sorotan. Harga surat suara tersebut dibanderol dengan kisaran 25 hingga 50 ringgit, yang setara dengan Rp81.900 hingga Rp163.800 jika dirupiahkan dengan kurs terkini. Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, […]

  • Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Persaingan ketat calon anggota DPRD DKI Jakarta dapil II DKI penuh diwarnai orang hebat mulai dari ketua DPRD, mantan menteri hingga artis ibu kota. Daftar caleg di dapil DKI Jakarta II ini sudah ditampilkan di halaman KPU. Nama-nama yang tertera ini adalah daftar caleg sementara (DCS) yang dipublikasikan KPU. Pemilih bisa memberikan tanggapan soal […]

expand_less