Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 156
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan masalah penangkapan ikan yang tak terukur dan berlebihan di perairan Indonesia, yang secara signifikan mengancam keberlanjutan sumber daya laut.

Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan keberadaan ribuan rumpon ilegal yang membuat nelayan semakin sulit mendapatkan ikan, Menteri KKP juga menekankan potensi besar budidaya laut sebagai solusi untuk masa depan perikanan Indonesia.

“Penangkapan ikan harus terukur dan baik,” tegas Menteri KKP dalam sambutan Rapat Kerja Teknis Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut dengan Tema “Tata Ruang untuk Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas” di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa 15 Juli 2025.

Ia mengungkapkan kekhawatiran terkait kapal-kapal penangkap ikan yang tidak menggunakan sistem deteksi VMS (Vessel Monitoring System), yang jumlahnya diperkirakan dua hingga tiga kali lipat dari kapal yang terdeteksi. Aktivitas penangkapan ikan 24 jam tanpa henti membuat situasi di laut semakin sulit bagi nelayan.

Menteri KKP juga menyoroti maraknya rumpon ilegal, yang jumlahnya mencapai ribuan.

“Ribuan tempat ikan, rumpon, ribuan rumpon ilegal Ditjen PSDKP sering itu yang menangkap,” ujarnya.

Kata dia kondisi ini, semakin menyulitkan nelayan dan mengancam populasi ikan.

“Kalau ikannya kalau dulu tanpa rumor ikan banyak, sekarang sudah semakin sulit, semuanya sulit. Ujungnya adalah semakin tidak ada ikan ini yang harus kita jaga bersatu untuk kepentingan generasi yang akan datang.” kata Menteri KKP.

Menteri KKP menekankan bahwa potensi produksi perikanan Indonesia sangat besar, mencapai 7,5 juta ton setiap tahun.

Ia mengusulkan agar sebagian dari hasil tangkapan ini dapat menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi negara dan pemerintah daerah.

Jika 10% dari 7,5 juta ton tersebut diterima negara, termasuk pemerintah daerah, maka setara dengan 750 ribu ton. Jika setiap ton senilai Rp10.000, maka akan menghasilkan Rp7,5 triliun.

Angka ini dapat disesuaikan dengan luas wilayah masing-masing daerah, menjadikannya potensi penerimaan bagi kepala daerah.

Selain itu, Menteri KKP juga menggarisbawahi potensi budidaya laut yang saat ini masih kecil, rata-rata hanya 5 juta ton. Melalui penataan ruang laut yang akan dibahas dalam dua hari ke depan, pemerintah berencana mengembangkan wilayah-wilayah khusus untuk budidaya laut atau mariculture.

“Sehingga tadinya [nelayan] berguru untuk menangkap, kita geser, mereka berubah menjadi budidaya,” jelasnya.

Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah berkomitmen untuk mencari cara dengan menghadirkan investasi.

“Tujuannya supaya apa, Potensi-potensi yang ada di wilayah atau di daerah itu bisa berkembang dengan baik,” pungkas Menteri KKP.//

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KLHK Bentuk Satgas Penanganan Polusu Udara di Jakarta

    KLHK Bentuk Satgas Penanganan Polusu Udara di Jakarta

    • calendar_month Jumat, 18 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 191
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya Bakar kini sudah membentuk satgas penanganan polusi udara di Jakarta yang makin buruk sejak beberapa hari terakhir. Satgas itu dibentuk setelah KLHK mengikuti rapat dengan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan, Jumat (18/8/2023). “Tapi tak menutup kemungkinan juga sumber lain. Sumber […]

  • Kepala BGN : Program MBG membuk peluang kerja lebih baik bagi Permpuan

    Kepala BGN : Program MBG membuk peluang kerja lebih baik bagi Permpuan

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 172
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Kongres pejuang perempuan Indonesia merupakan forum strategis yang menghimpun suara perempuan dari berbagai latar belakang. Adapun, bertujuan  memperkuat peran perempuan sebagai agen perubahan dalam pembangunan bangsa. Demikian disampaikan oleh Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana,  dalam keterangan tertulis di Jakarta. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Kartini serta mempererat kolaborasi lintas sektor […]

  • Komisi IX DPR Dukung Menkes Beri Label ‘Color Guide’di Kemasan Minuman

    Komisi IX DPR Dukung Menkes Beri Label ‘Color Guide’di Kemasan Minuman

    • calendar_month Kamis, 11 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan pihakny berencana memberi label dengan warna atau color guide terkait kandungan gula di kemasan minuman. Hal ini bertujuan menekan tingkat konsumsi gula di masyarakat Indonesia yang tinggi. Merespon hal tersebut, Anggota Komisi IX DPR Nurhadi mendukung penuh kebijakan Menkes soal pemberian color guide di kemasan minuman. “Pemberian […]

  • Menjadi Lebih Indonesia Setelah Bertemu Peranakan Tionghoa Dari Negara Lain

    Menjadi Lebih Indonesia Setelah Bertemu Peranakan Tionghoa Dari Negara Lain

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 134
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Peranakan Tionghoa Indonesia atau keturunan Tionghoa yang lahir di Indonesia menjadi lebih Indonesia ketika bertemu dengan peranakan Tionghoa yang berasal dari negara lain. Bahkan istilah Chindo mulai diterima sebagai sikap nasionalisme. Demikian diungkapkan Selly Gouw, seorang youtuber dan Gen Z Influencer dalam bincang budaya dengan thema „Budaya Peranakan Tiongjoa Abad Ke-21, Mengulas Sejarah, Merintis Masa […]

  • Mendagri Harap Advokat Mampu Junjung Tinggi Profesionalisme

    Mendagri Harap Advokat Mampu Junjung Tinggi Profesionalisme

    • calendar_month Selasa, 11 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian berharap, para advokat dapat menjunjung tinggi profesionalisme dengan memahami berbagai peran yang diemban. Menurutnya, Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat merupakan bentuk pengakuan terhadap profesi tersebut. “Kita berharap betul profesi advokat ini betul-betul diresapi oleh semua rekan-rekan, dijunjung tinggi untuk menjadi profesi yang betul-betul dapat diakui […]

  • 27 RUU Tentang Kabupaten/Kota yang disepakati Kemendagri, Selanjutnya Dibahas

    27 RUU Tentang Kabupaten/Kota yang disepakati Kemendagri, Selanjutnya Dibahas

    • calendar_month Selasa, 2 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 127
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) John Wempi Wetipo mengatakan, sebanyak 27 Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Kabupaten/Kota akan dibahas lebih lanjut. Hal tersebut ditegaskan pada Rapat Kerja Komisi II DPR RI terkait Pembahasan 27 RUU tentang Kabupaten/Kota di Ruang Rapat Komisi II Gedung Nusantara, DPR, Jakarta, Senin (1/4/2024). “Pada prinsipnya sekali lagi kami pemerintah setuju melanjutkan […]

expand_less