Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 213
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan masalah penangkapan ikan yang tak terukur dan berlebihan di perairan Indonesia, yang secara signifikan mengancam keberlanjutan sumber daya laut.

Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan keberadaan ribuan rumpon ilegal yang membuat nelayan semakin sulit mendapatkan ikan, Menteri KKP juga menekankan potensi besar budidaya laut sebagai solusi untuk masa depan perikanan Indonesia.

“Penangkapan ikan harus terukur dan baik,” tegas Menteri KKP dalam sambutan Rapat Kerja Teknis Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut dengan Tema “Tata Ruang untuk Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas” di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa 15 Juli 2025.

Ia mengungkapkan kekhawatiran terkait kapal-kapal penangkap ikan yang tidak menggunakan sistem deteksi VMS (Vessel Monitoring System), yang jumlahnya diperkirakan dua hingga tiga kali lipat dari kapal yang terdeteksi. Aktivitas penangkapan ikan 24 jam tanpa henti membuat situasi di laut semakin sulit bagi nelayan.

Menteri KKP juga menyoroti maraknya rumpon ilegal, yang jumlahnya mencapai ribuan.

“Ribuan tempat ikan, rumpon, ribuan rumpon ilegal Ditjen PSDKP sering itu yang menangkap,” ujarnya.

Kata dia kondisi ini, semakin menyulitkan nelayan dan mengancam populasi ikan.

“Kalau ikannya kalau dulu tanpa rumor ikan banyak, sekarang sudah semakin sulit, semuanya sulit. Ujungnya adalah semakin tidak ada ikan ini yang harus kita jaga bersatu untuk kepentingan generasi yang akan datang.” kata Menteri KKP.

Menteri KKP menekankan bahwa potensi produksi perikanan Indonesia sangat besar, mencapai 7,5 juta ton setiap tahun.

Ia mengusulkan agar sebagian dari hasil tangkapan ini dapat menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi negara dan pemerintah daerah.

Jika 10% dari 7,5 juta ton tersebut diterima negara, termasuk pemerintah daerah, maka setara dengan 750 ribu ton. Jika setiap ton senilai Rp10.000, maka akan menghasilkan Rp7,5 triliun.

Angka ini dapat disesuaikan dengan luas wilayah masing-masing daerah, menjadikannya potensi penerimaan bagi kepala daerah.

Selain itu, Menteri KKP juga menggarisbawahi potensi budidaya laut yang saat ini masih kecil, rata-rata hanya 5 juta ton. Melalui penataan ruang laut yang akan dibahas dalam dua hari ke depan, pemerintah berencana mengembangkan wilayah-wilayah khusus untuk budidaya laut atau mariculture.

“Sehingga tadinya [nelayan] berguru untuk menangkap, kita geser, mereka berubah menjadi budidaya,” jelasnya.

Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah berkomitmen untuk mencari cara dengan menghadirkan investasi.

“Tujuannya supaya apa, Potensi-potensi yang ada di wilayah atau di daerah itu bisa berkembang dengan baik,” pungkas Menteri KKP.//

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    Ketat Caleg DPRD DKI Dapil II, Bertabur Bintang, Sosok Menteri Hingga Artis Ini Nama-namanya:

    • calendar_month Minggu, 20 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Persaingan ketat calon anggota DPRD DKI Jakarta dapil II DKI penuh diwarnai orang hebat mulai dari ketua DPRD, mantan menteri hingga artis ibu kota. Daftar caleg di dapil DKI Jakarta II ini sudah ditampilkan di halaman KPU. Nama-nama yang tertera ini adalah daftar caleg sementara (DCS) yang dipublikasikan KPU. Pemilih bisa memberikan tanggapan soal […]

  • Pasangan Prabowo-Gibran Targetkan 50%

    Pasangan Prabowo-Gibran Targetkan 50% Suara di Jawa Tengah

    • calendar_month Sabtu, 6 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jepara, MSINews.com – Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka memastikan target meraih 50 persen suara di Provinsi Jawa Tengah pada Pemilu 2024. Dalam acara senam gemoy yang diselenggarakan Relawan Nderek Guru (Ndaru) di kompleks kluster perumahan Pemuda Luxury di Jalan Pemuda Jepara, Sabtu, Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran, Condro Kirono, mengungkapkan keyakinannya. “Dengan […]

  • Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan

    Pasca Erupsi Gunung Anak Krakatau, Mendagri Imbau Pemda Terdampak Tingkatkan Kewaspadaan

    • calendar_month Minggu, 6 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah (Pemda) di wilayah yang terdampak sebaran abu erupsi Gunung Anak Krakatau untuk meningkatkan kewaspadaan. Pemda diminta terus memantau perkembangan situasi dan menyesuaikan layanan publik dengan kondisi daerah masing-masing. Penjelasan tersebut disampaikan Mendagri pada Konferensi Pers Menjaga Keberlangsungan Layanan Pemerintah dan Pendidikan di Wilayah […]

  • Mensos Saifullah:  Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Lokal

    Mensos Saifullah: Makan Bergizi Gratis Dongkrak Ekonomi Lokal

    • calendar_month Jumat, 31 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 246
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menilai program Makan Bergizi Gratis (MBG) mampu memenuhi gizi anak-anak sekaligus mendongkrak perekonomian lokal. “Akan ada perputaran, setiap uang yang dikeluarkan itu turut mendongkrak perekonomian lokal,” kata Mensos Gus Ipul di Jakarta, Jumat (31/1/2025). Pergerakan ekonomi lokal itu terlihat dari rasio pembelanjaan sebanyak 80 persen untuk […]

  • LaNyalla: Indonesia Semakin Krisis Negarawan, Semua Lembaga Berpolitik

    LaNyalla: Indonesia Semakin Krisis Negarawan, Semua Lembaga Berpolitik

    • calendar_month Selasa, 17 Okt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 263
    • 0Komentar

    SURABAYA,MSINEWS.COM -Pernyataan Hakim Konstitusi Saldi Isra yang mengungkap adanya manuver yang tidak lazim di dalam proses pengambilan keputusan di Mahkamah Konstitusi terhadap uji materi batas usia calon presiden dan calon wakil presiden mendapat sorotan Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. Menurutnya, hal itu menunjukkan Indonesia semakin krisis negarawan, karena semua lembaga sudah berpolitik praktis. […]

  • Pulau Sumba NTT Jadi Destinasi Terbaik Untuk Dikunjungi 2024

    Pulau Sumba NTT Jadi Destinasi Terbaik Untuk Dikunjungi 2024

    • calendar_month Rabu, 3 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Sumba, MSINews.com – Pulau Sumba sangat terkenal dengan pemandangan alam terbaik versi perbukitan di Indonesia. Tak hanya itu, pantai-pantai berair biru dan perbukitan yang sangat eksotis. Pengunjung dapat menikmati indahnya hamparan perbukitan hijau di Sumba tanpa perlu pergi ke luar negeri. Banyak orang menjuluki Sumba sebagai Negeri Seribu Bukit karena perbukitan yang menjulang tinggi. Baca […]

expand_less