Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi dan Bisnis » Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

Menteri KKP Sebut Laut Kritis Akibat Penangkapan Liar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 15 Jul 2025
  • visibility 71
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono, mengungkapkan masalah penangkapan ikan yang tak terukur dan berlebihan di perairan Indonesia, yang secara signifikan mengancam keberlanjutan sumber daya laut.

Menurutnya, kondisi ini diperparah dengan keberadaan ribuan rumpon ilegal yang membuat nelayan semakin sulit mendapatkan ikan, Menteri KKP juga menekankan potensi besar budidaya laut sebagai solusi untuk masa depan perikanan Indonesia.

“Penangkapan ikan harus terukur dan baik,” tegas Menteri KKP dalam sambutan Rapat Kerja Teknis Direktorat Jenderal Penataan Ruang Laut dengan Tema “Tata Ruang untuk Ekonomi Biru Menuju Indonesia Emas” di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa 15 Juli 2025.

Ia mengungkapkan kekhawatiran terkait kapal-kapal penangkap ikan yang tidak menggunakan sistem deteksi VMS (Vessel Monitoring System), yang jumlahnya diperkirakan dua hingga tiga kali lipat dari kapal yang terdeteksi. Aktivitas penangkapan ikan 24 jam tanpa henti membuat situasi di laut semakin sulit bagi nelayan.

Menteri KKP juga menyoroti maraknya rumpon ilegal, yang jumlahnya mencapai ribuan.

“Ribuan tempat ikan, rumpon, ribuan rumpon ilegal Ditjen PSDKP sering itu yang menangkap,” ujarnya.

Kata dia kondisi ini, semakin menyulitkan nelayan dan mengancam populasi ikan.

“Kalau ikannya kalau dulu tanpa rumor ikan banyak, sekarang sudah semakin sulit, semuanya sulit. Ujungnya adalah semakin tidak ada ikan ini yang harus kita jaga bersatu untuk kepentingan generasi yang akan datang.” kata Menteri KKP.

Menteri KKP menekankan bahwa potensi produksi perikanan Indonesia sangat besar, mencapai 7,5 juta ton setiap tahun.

Ia mengusulkan agar sebagian dari hasil tangkapan ini dapat menjadi Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) bagi negara dan pemerintah daerah.

Jika 10% dari 7,5 juta ton tersebut diterima negara, termasuk pemerintah daerah, maka setara dengan 750 ribu ton. Jika setiap ton senilai Rp10.000, maka akan menghasilkan Rp7,5 triliun.

Angka ini dapat disesuaikan dengan luas wilayah masing-masing daerah, menjadikannya potensi penerimaan bagi kepala daerah.

Selain itu, Menteri KKP juga menggarisbawahi potensi budidaya laut yang saat ini masih kecil, rata-rata hanya 5 juta ton. Melalui penataan ruang laut yang akan dibahas dalam dua hari ke depan, pemerintah berencana mengembangkan wilayah-wilayah khusus untuk budidaya laut atau mariculture.

“Sehingga tadinya [nelayan] berguru untuk menangkap, kita geser, mereka berubah menjadi budidaya,” jelasnya.

Meskipun di tengah keterbatasan anggaran, pemerintah berkomitmen untuk mencari cara dengan menghadirkan investasi.

“Tujuannya supaya apa, Potensi-potensi yang ada di wilayah atau di daerah itu bisa berkembang dengan baik,” pungkas Menteri KKP.//

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Orang Tua Teryata Harus Rutin Olahraga ini, Simak Penjelasanya

    Orang Tua Teryata Harus Rutin Olahraga ini, Simak Penjelasanya

    • calendar_month Minggu, 13 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Aktivitas yang memperkuat otot seperti angkat beban, harus menjadi bagian dari rutinitas olahraga mingguan orang tua. Sebuah penelitian dari Amerika Serikat (AS) menyebut orang yang melakukan latihan aerobik dan otot lebih mungkin untuk hidup lebih lama dari pada mereka yang hanya melakukan sedikit atau tidak sama sekali. Hal ini juga disampaikan oleh Layanan kesehatan […]

  • Penebalan Bansos Cair Bulan Juni, Gus Ipul: Ini Bentuk Atensi Presiden ke Masyarakat

    Penebalan Bansos Cair Bulan Juni, Gus Ipul: Ini Bentuk Atensi Presiden ke Masyarakat

    • calendar_month Rabu, 11 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 77
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Penebalan Bantuan Sosial (Bansos) Sembako sebagai bagian dari paket stimulus yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga daya beli masyarakat dan memicu pertumbuhan ekonomi mulai disalurkan bulan Juni ini. “Kita luncurkan juga di bulan Juni ini penebalan bansos, tambahan untuk mereka yang menerima sembako/BPNT, Bantuan Pangan Non Tunai sebesar Rp200 ribu dikali dua bulan, […]

  • Batas Usia Calon Kepala Daerah Dianggap Mendiskriminasi Generasi Muda

    Batas Usia Calon Kepala Daerah Dianggap Mendiskriminasi Generasi Muda

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) menyaratkan seseorang yang bermaksud mengajukan diri menjadi kepala daerah atau wakil kepala daerah harus telah berumur 30 tahun. Namun, ketentuan tersebut dianggap bertentangan dengan UUD 1945 karena telah mendiskriminasi kaum muda yang belum berusia 30 tahun namun memiliki kesiapan dan kematangan untuk menjadi pemimpin. Salah […]

  • Wisata Kesehatan Air Panas Bukit Kili, Solok

    Wisata Kesehatan Air Panas Bukit Kili, Solok

    • calendar_month Minggu, 22 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Indonesia dikenal memiliki potensi wisata yang cukup kaya,terutama wisata alam. Salah satunya adalah wisata air panas. Jika sebelumnya redaksi msinew.com membahas wisata alam di Provinsi Bangka Belitung dan Sumatera Selatan,maka kini giliran kita bergeser ke Sumatera Barat, tepatnya di Kabupaten Solok. Kabupaten Solok menyimpan berbagai potensi wisata alam, budaya, sejarah dan wisata kesehatan. Di wilayah […]

  • Mendagri: Pelaksanaan Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

    Mendagri: Pelaksanaan Retret Mampu Bangun Ikatan Emosional Antar-Kepala Daerah

    • calendar_month Senin, 24 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, pelaksanaan Retret di Magelang telah mampu membangun ikatan emosional (chemistry) antarkepala daerah. Pasalnya, dalam suatu sesi, kepala daerah berkumpul dalam kelompok untuk menerima materi sekaligus saling mengenal satu sama lain. Hal ini pula yang terjadi pada sesi diskusi antarkepala daerah di Wilayah Papua dan Maluku. Dalam […]

  • Hardiknas, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono  Ajak Generasi Muda Berkontribusi Banyak Hal Termasuk Sumber Daya Air

    Hardiknas, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono  Ajak Generasi Muda Berkontribusi Banyak Hal Termasuk Sumber Daya Air

    • calendar_month Jumat, 3 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 68
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com–Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang diperingati setiap 2 Mei menjadi momentum generasi muda untuk membawa perubahan yang lebih baik bagi Indonesia. Generasi muda bisa berkontribusi dalam banyak hal termasuk menjaga keberlangsungan sumber daya air. Air dikatakannya merupakan sumber kehidupan utama manusia sehingga kualitasnya harus tetap dijaga […]

expand_less