Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Skandal Global: PBB Ungkap Keterlibatan Perusahaan Raksasa dalam Genosida Gaza

Skandal Global: PBB Ungkap Keterlibatan Perusahaan Raksasa dalam Genosida Gaza

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2025
  • visibility 48
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Sebuah laporan PBB yang baru saja dirilis mengguncang dunia bisnis dan kemanusiaan, Sebanyak 48 perusahaan global terkemuka.

Termasuk nama-nama familiar seperti Booking.com, Hyundai, dan Microsoft, disebut-sebut memiliki peran dalam mendukung dugaan genosida di Gaza.

Sekretaris Jenderal Free Palestine Network (FPN), Furqan AMC, merespons laporan ini dengan keras, menegaskan bahwa ini bukan sekadar kekerasan militer, melainkan watak kolonial yang disokong oleh jaringan ekonomi global yang rumit.

“Kejahatan genosida ini sangat masif, sistemik, dan terorganisir. Kita harus melawannya dengan cara yang sama: terorganisir, terpimpin, dan berlipat ganda,” tegas Furqan.

Laporan yang disusun oleh Francesca Albanese ini mengkategorikan peran perusahaan-perusahaan tersebut secara spesifik.

Beberapa di antaranya adalah penyedia alat berat yang digunakan untuk penghancuran properti di Palestina, seperti Caterpillar, HD Hyundai, dan Volvo.

Sementara itu, Lockheed Martin diidentifikasi sebagai pemasok utama pesawat tempur F-35 dan drone kepada militer Israel.

Raksasa teknologi seperti Alphabet, Amazon, Microsoft, IBM, dan Palantir juga disebut memfasilitasi pengawasan terhadap penduduk Palestina.

Tak hanya itu, laporan ini juga menyoroti platform pemesanan akomodasi seperti Booking.com, Airbnb, dan Expedia, yang dituding terlibat dalam data dan dukungan properti pemukiman ilegal Israel.

Sektor finansial pun tak luput, dengan bank-bank besar seperti BNP Paribas dan Barclays yang diduga memfasilitasi obligasi pemerintah Israel, secara tidak langsung mendanai konflik.

Laporan tersebut secara khusus menamai fenomena ekonomi ini sebagai economy of genocide, sebuah struktur yang disinyalir memperpanjang konflik dan keterlibatan Israel di Gaza.

Furqan AMC menyatakan, Genosida bukan hanya soal senjata, tapi soal struktur ekonomi global yang memungkinkan dukungan terhadap perluasan kekerasan.

Ia juga menekankan bahwa perang pada dasarnya bukan hanya dilakukan di medan tempur, tapi juga di ruang rapat perusahaan dan rak pasar saham.

Menanggapi temuan ini, FPN menyerukan kepada investor dan konsumen untuk segera mengevaluasi kembali dukungan mereka terhadap perusahaan-perusahaan yang tercantum dalam laporan PBB.

“Bila mereka masih memberikan dukungan pada genosida secara langsung atau tidak, segera hentikan,” tegas Furqan.

Ia juga meminta akademisi dan pengamat politik untuk aktif mengawasi “konomi genosida ini dan menyuarakan kritik secara terbuka kepada publik.

Sebagai langkah konkret, FPN mendesak pemerintah Indonesia untuk segera menindaklanjuti laporan ini dengan kebijakan yang jelas dan tegas guna menghentikan genosida di Gaza.

Laporan PBB, yang dirilis awal Juli 2025, menjadi pengingat kuat bahwa kekerasan kolonial modern seringkali disokong oleh infrastruktur ekonomi yang kompleks, menuntut tanggung jawab bersama dari masyarakat, negara, serta sektor pendidikan. **

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menaker Jajaki Kerja Sama Penyiapan Tenaga Kerja dengan UEA dan RRT di Forum LEMM BRICS

    Menaker Jajaki Kerja Sama Penyiapan Tenaga Kerja dengan UEA dan RRT di Forum LEMM BRICS

    • calendar_month Senin, 28 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 47
    • 0Komentar

    BRAZIL,MSINEWS.COM–Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, melakukan serangkaian pertemuan bilateral penting di sela-sela pertemuan BRICS Labour Employment Ministers’ Meeting (LEMM) yang berlangsung pada 25 April 2025 di Brasil. Dalam kesempatan tersebut, Menaker Yassierli bertemu dengan Menteri Sumber Daya, Emiratisasi, sekaligus Pelaksana Tugas Menteri Pendidikan Tinggi dan Riset Ilmiah Persatuan Emirat Arab (PEA) Abdurahman Al Awar. Dalam pertemuan itu, […]

  • Soal Kunjungan Paus Fransiskus 3-6 September 2024

    Soal Kunjungan Paus Fransiskus 3-6 September 2024

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 60
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Bagi umat Katolik Indonesia, kedatangan Paus Fransiskus merupakan hal yang ditunggu-tunggu. Hal itu mengingat kunjungan terakhir Bapa Suci ke Indonesia dilakukan tahun 1989 saat Gereja Katolik Roma dipimpin Paus Yohanes Paulus II. Tahun ini 2024, tepat tanggal 3-6 September nanti Kunjungan Pastoral Kepausan yang kini dijabat Paus Fransiskus akan kembali menyapa umat Katolik Indonesia dan masyarakat pada […]

  • Pemecatan 249 Nakes di Manggarai, Komisi IX DPR : Negara Belum Hargai Jerih Payah Ratusan Nakes dan Bidan

    Pemecatan 249 Nakes di Manggarai, Komisi IX DPR : Negara Belum Hargai Jerih Payah Ratusan Nakes dan Bidan

    • calendar_month Rabu, 17 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Kurniasih Mufidayati, menyoroti kasus pemecatan 249 Tenaga Kesehatan (Nakes) Non-ASN  dan gagalnya 500-an bidan pendidik yang sedianya akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Politisi dari Fraksi Partai PKS itu mengungkapkan, dua peristiwa ini mencerminkan jika penghargaan atas profesi tenaga kesehatan masih minim di Indonesia. Padahal belum lama […]

  • Program MBG di Karimun Kepulauan Riau Libatkan Ratusan Relawan

    Program MBG di Karimun Kepulauan Riau Libatkan Ratusan Relawan

    • calendar_month Minggu, 7 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 38
    • 0Komentar

    msinews.com – Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat sebanyak 733 relawan sudah terlibat dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karimun, Kepulauan Riau.   Mereka tersebar di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi maupun menunggu peresmian.   “Rata-rata setiap SPPG menyerap sekitar 40 relawan. Walaupun disebut relawan, mereka juga menerima insentif atau gaji […]

  • Pertemuan Mendag dengan Menteri Majid, Bahas Ekspor Indonesia ke Arab Saudi

    Pertemuan Mendag dengan Menteri Majid, Bahas Ekspor Indonesia ke Arab Saudi

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 40
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Menteri Perdagangan atau Mendag Zulkifli Hasan menyampaikan, hubungan antara Indonesia dan Arab Saudi terjalin sangat baik dan diharapkan dapat meningkatkan kinerja ekspor Indonesia. Kerja sama perdagangan Indonesia terus diintensifkan dengan para pengusaha besar Arab Saudi. Selain bertemu di Jakarta, beberapa bulan lalu juga dilakukan pertemuan top 10 pengusaha besar Arab Saudi dan Indonesia untuk […]

  • BRIN

    BRIN : Kenaikan Jumlah Kursi Legislatif 2024 Semakin Ketat

    • calendar_month Senin, 5 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 41
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengumumkan  penambahan jumlah kursi legislatif pusat dari 575 menjadi 580 pada Pemilihan Umum 2024 membuat persaingan di dunia politik semakin menarik. Menurut Peneliti Tim Kajian Partai Politik BRIN, Ridho Imawan Hanafi, kompetisi antar politikus dan calon anggota legislatif semakin kuat untuk merebut kursi legislatif yang semakin […]

expand_less