Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Peter Lewuk : Herman Yoseph Fernandez Sudah Korbankan Nyawanya Untuk Bangsa dan Negara, Layak Jadi Pahlawan Nasional

Peter Lewuk : Herman Yoseph Fernandez Sudah Korbankan Nyawanya Untuk Bangsa dan Negara, Layak Jadi Pahlawan Nasional

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 12 Mei 2025
  • visibility 31
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com- Wartawan Senior Sinar Harapan, Pit Siang (Peter Lewuk) mengapresiasi upaya tim pengajuan calon pahlawan Nasional untuk Anggota Tentara Pelajar, Herman Yoseph Fernandez yang dikoordinir oleh Grace Siahaan Njo itu.

Wartawan senior Harian Sinar Harapan yang sempat dibredel oleh pemerintah Soeharto pada tahun 1986, lalu diganti dengan nama Suara Pembaruan, itu menegaskan, bahwa pemerintah sudah selayaknya mengapresiasi jasa para pejuang kemerdekaan baik secara fisik (berperang ) dengan angkat Senjata maupun mereka yang berjuang melawan kemiskinan entah itu sebagai tokoh ekonomi, sosial,bahkan para pahlawan devisa negara.

“Sebagai warga bangsa terutama masyarakat NTT khususnya dari Pulau Flores, saya sampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman Tim Pengusul Calon Pahlawan Nasional kepada Herman Yoseph Fernandez, anggota Tentara Pelajar yang gugur di medan Perang di Sidobunder, Jawa Tengah, melawan sekutu Belanda pasca Pecah perang revolusi II tahun 1948. dan, apabila semua persyaratan terpenuhi sesuai kriteria seseorang dianggap layak diberi gelar Pahlawan Nasional, maka Herman Yosepi Fernandez pun layak dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional. ” kata Pria yang akan disapa Peter Lewuk ini, di Jakarta sabtu pekan lalu.

Peter Lewuk pun mengutip penegasan Presiden Prabowo Subianto ”Jiwa dan Raga Prajurit Dipersembahkan untuk Bangsa” saat menghadiri acara Halal Bihalal Bersama Purnawirawan TNI AD dan Keluarga Besar TNI-POLRI Tahun 1446 H/2025 M di Balai Kartini, Jakarta, pada Selasa, 6 Mei 2025.

Herman Yoeseph Fernandez

”Herman Yoseph Fernandez merupakan seorang prajurit sejati sepenuhnya dipersembahkan untuk negara, bangsa, dan rakyat saat berperang melawan sekutu Belanda di Sidobunder, Jawa Tengah hingga titik dara terakhir. Perjuangan beliau patut diapresiasi dan harus menjadi semangat bagi kaum muda bangsa saat ini. Bahwa, Herman Fernandez yang gugur di usia 22 tahun benar-benar telah mewakafkan dirinya bagi bangsa dan negara NkRI,untuk itu Pemerintah Presiden Prabowo Subianto yang juga seorang prajurit sejati layak menganugerahi gelar Pahlawan Nasional bagi bapak Herman Yoeseph Fernandez pada peringatan Hari Pahlawan Nasional nanti,” imbuhnya.

Perjuangan Grace Siahaan Njo dan teman-teman panitia nasional maupun daerah di Provinsi NTT dan Kabupaten Flores Timur telah mempersiapkan dengan matang baik kegiatan-kegiatan seminar, bedah buku,terkait ketokohan Herman Yoesef Fernandez telah bekerja sejak Agustus 2023.

Terakhir, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur (Pemprov NTT) secara resmi menyerahkan dokumen usulan gelar Pahlawan Nasional atas nama Herman Yoseph Fernandez kepada Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI), Kamis, (10/4/2025), bertempat di Lantai 5, Kantor Kemensos RI, Jalan Salemba Raya 28, Jakarta Pusat. Pemprov NTT diwakili oleh Kepala Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Provinsi NTT, Maria T.D.O Desipung, S.Kom, M.I.Kom, didampingi Penelaah Teknis Kebijakan, Merlin Juliati Lenggu, S.Sos.

Dokumen berisi syarat dan ketentuan baik buku maupun hasil seminar terkait proses pengusulan gelar pahlawan nasional kepada Herman Yoeseph Fernandez telah menyerahkan 18 rangkap dokumen fisik usulan yang diterima langsung oleh Direktur Pemberdayaan Masyarakat, Direktorat Jenderal Pemberdayaan Sosial Kemensos, Radik Karsadiguna A.K.S., M.Si.

”Semangat keberanian,keteguhan para generasi terdahulu sepantasnya menjadi inspirasi bagi seluruh anak bangsa untuk mempertahankan kedaulatan Indonesia. Kita ingin supaya semangat juang pak Herman Yoseph Fernandez dan kawan-kawan sesama pelajar kala itu menjadi inspirasi bagi kaum milenial Indonesia saat sekarang dan masa depan bangsa. selain semangat membaca sejarah bangsa bagi generasi muda saat ini sangatlah penting,sehingga mereka tidak melupakan tokoh-tokoh pahlawan dari seluruh daerah di Indonesia,” imbuh Peter Lewuk.

Dari kiri ke kanan: Letjen TNI (Purn) Kiki Syahnakri, Yoseph Yapi Taum, Grace Siahaan Njo, Asvi Warman Adam, dan Hermien Y Kleden pada seminar nasional tentang kepahlawanan Herman Yoseph Fernandez.

Lanjut nya, sosok Herman Yoseph Fernandez merupakan pejuang kemerdekaan yang gugur pasca-Palagan Sidobunder. Semangat kebangsaan beliau sangat tinggi dan konsistensi perjuangan yang berdampak nasional. Sayangnya,kata dia, Herman Yoseph Fernandez tak sempat menikmatihasil perjuangannya, karena nyawanya direnggut senjata di tangan Sekutu Belanda diakhir tahun 1948.

”Saya berharap, andaikan dokumen tersebut sudah lengkap dan disetujui oleh tim pengkaji,kita berharap Pak Herman Yoseph Fernandez menjadipahlawan nasional pertamadari pulau Flores,’ ujarnya berharap.

Untuk diketahui, sampau sekarang atau tahun 2025 Provinsi NTT baru mempunyai tiga orang Pahlawan Nasional,yakni Prof. Dr. W.Z. Johannes, Izaak Huru Doko, dan Prof. Dr. Ir. Herman Johannes.

”Sebagai masyarakat Indonesia umumnya dan Flores-NTT khususnya mengharapkan Anggota Tentara Pelajar asal Flores, yakni Herman Yoeseph Fernandez akan dikukuhkan menjadi Pahlawan Nasional pada momen Hari Pahlawan bulan November 2025 tahun ini.” tutup Peter Lewuk. (domi dese).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Daerah Terpanas di Bumi Suhunya Mencapai 70 Derajat Celcius

    Daerah Terpanas di Bumi Suhunya Mencapai 70 Derajat Celcius

    • calendar_month Minggu, 14 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 33
    • 0Komentar

    TAHUKAH Anda bahwa salah satu tempat terpanas di bumi berada di Death Valley California di Amerika Serikat. Suhu di sana bisa mencapai 56,7 derajat celcius. Lalu mana saja tempat-tempat terpanas di bumi? Berikut redaksi mencoba menghimpunnya. Pertama, Death Valley, California, Amerika Serikat 56,7 derajat Celcius Adalah furnace Creek di Taman Nasional Death Valley, California, America […]

  • TNI AD Bantu Proses Pemakaman Korban Ledakan Amunisi di Garut

    TNI AD Bantu Proses Pemakaman Korban Ledakan Amunisi di Garut

    • calendar_month Selasa, 13 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 36
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Terkait peristiwa kecelakaan ledakan amunisi di Garut, Jawa Barat, saat pelaksanaan disposal (pemusnahan) amunisi yang tidak layak pakai/afkir dan menyebabkan 13 orang meninggal dunia, TNI AD akan membantu seluruh proses pemakaman para korban. Kepala Dinas Penerangan Angkatan Darat (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana, Selasa pagi (13/5/2025), mengungkapkan bahwa hingga Senin malam (12/5/2025), karena […]

  • Anies Sebut Demokrasi Beda di Orde Baru: Perlu Lawan Cara Baru

    Anies Sebut Demokrasi Beda di Orde Baru: Perlu Lawan Cara Baru

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Calon Presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan, mengungkapkan pandangannya terhadap tantangan demokrasi di Indonesia saat ini. Menurutnya, permasalahan yang dihadapi saat ini berbeda dengan masa pra orde baru, sehingga diperlukan pendekatan baru untuk mengembalikan semangat demokrasi. Anies Baswedan menyampaikan pandangannya dalam acara diskusi Demos Festival berjudul ‘Omon-omon soal Oposisi’. Melalui sambungan […]

  • Pendaki Lansia Meninggal di Puncak Gunung Pesagi, Lambar

    Pendaki Lansia Meninggal di Puncak Gunung Pesagi, Lambar

    • calendar_month Minggu, 25 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 45
    • 0Komentar

    Lambar, MSINews.com – Seorang pendaki asal Kota Bumi Lampung Utara dikabarkan meninggal dunia di puncak gunung pesagi Lampung Barat (Lambar). Diketahui korban merupakan seorang pria Lanjut Usia (Lansia) bernama Sape’i berumur 64 tahun yang mendaki pada Sabtu 24 Februari 2024 lalu melalui jalur pendakian via Hujung. Kejadian tersebut dibenarkan oleh Peratin (Kepala Desa) Pekon (Desa) […]

  • Dampak Sijago Merah Beraksi, Warga Pejaringan Mengungsi

    Dampak Sijago Merah Beraksi, Warga Pejaringan Mengungsi

    • calendar_month Minggu, 30 Jul 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 57
    • 0Komentar

    Jakarta_Setidaknya ada 1.000 orang dilaporkan mengungsi akibat sijago merah melalap rumah disebuah permukiman warga di Kapuk Muara, Penjaringan, Jakarta Utara, Minggu 30/7/2023 pagi. Kasatpel Pengolahan Data dan Informasi Kebencanaan BPBD DKI Jakarta Michael Sitanggang menyampaikan bahwa pada saat ini ada sedikitnya ribuan warga ini ditempatkan di Tenda Pengungsi di Jalan Kapuk Utara 2. “1.000-an jiwa […]

  • Terbakar? Dibakar?

    Terbakar? Dibakar?

    • calendar_month Senin, 1 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 37
    • 0Komentar

    RABU lusa, para wartawan di Karo akan menyalakan lilin bersama. Lokasinya: di reruntuhan rumah rekan mereka di Kabanjahe. Nama rekan wartawan itu: Rico Sempurna Pasaribu. Usia sekitar 45 tahun. Sempurna tewas terbakar di rumahnya bersama istri, anak, dan cucunya. Para wartawan sudah mendesak agar aparat keamanan mengungkap sejelas-jelasnya: itu kebakaran atau dibakar. Kecurigaan sengaja dibakar […]

expand_less