Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Uncategorized » Wau.. Anggaran Pertanian Naik di 2024, Asep Ahmad Inginkan Fokuskan Antisipasi El Nino

Wau.. Anggaran Pertanian Naik di 2024, Asep Ahmad Inginkan Fokuskan Antisipasi El Nino

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 19 Agt 2023
  • visibility 105
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, InfomsiNews--Anggota Komisi IV DPR RI dari Fraksi PPP, KH Asep Ahmad Maoshul Affandy meminta pemerintah memperhatikan sejumlah hal dalam menentukan anggaran di bidang pertanian. Di antaranya antisipasi El Nino yang berdampak pada penurunan produksi pangan.

“Kami mengapresiasi pemerintah dengan peningkatan Anggaran Ketahanan Pangan tahun 2024 sebesar Rp 108,8 triliun atau naik 7,8% dari tahun 2023. Namun, kami meminta pemerintah memfokuskan pada antisipasi El Nino yang akan dihadapi 2024 nanti yang bisa berdampak pada penurunan produksi pangan,” kata Asep dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu 18/8/2023.

Lebih lanjut Asep, mengatakan data dan rilis media El Nino menjadi ancaman luar biasa terhadap produksi pertanian. Oleh karenanya untuk mengantispasi itu pemerintah harus benar-benar mengkaji peruntukan anggaran pertanian yang naik ini.

“Ada yang menjadi pertanyaan apakah dengan anggaran tersebut mampu mengatasi tantangan bidang pangan yang lebih besar, oleh anggaran tersebut masih kurang, terutama subsidi pupuk dan sarana produksi pertanian,” tandasnya

Dirinya menuturkan kondisi sektor pangan di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Hasil produksi pangan dinilai belum optimal. Hal ini antara lain karena keterbatasan sarana prasarana produksi, alih fungsi lahan, serta keterbatasan jumlah dan kapasitas SDM.

Selain itu, kata Asep produksi pangan juga terpengaruh oleh gangguan organisme pengganggu tumbuhan (OPT), dampak perubahan iklim (DPI), berbagai penyakit, dan juga masalah lainnya.

“Pemerintah harus mampu memitigasi dan mengantisipasi risiko pangan, utamanya dalam rangka pemenuhan kebutuhan pangan yang cukup, terjangkau, aman dan bergizi. Apalagi tahun ini kita menghadapi fenomena El-Nino dan kekeringan yang berdampak pada produksi pertanian dan pasokan pangan bagi masyarakat. Impor pangan hanya menjadi solusi sementara, mengingat Negara-negara produsen pangan seperti india, Vietnam, dan Thailand terindikasi menahan ekspor pangannya,” paparnya.

Jika hal ini tidak segera diantisipasi, tidak hanya pasokan pangan nasional yang terganggu, tetapi harga pangan juga dapat mengalami peningkatan terutama pada komoditas yang menyumbang inflasi.

“Kebijakan ketahanan pangan harus fokus pada upaya peningkatan produksi pangan dan kesejahteraan petani, nelayan, pembudidaya ikan dan petambak garam,” jelasnya

Asep menegaskan anggaran ketahanan pangan dapat dialokasikan untuk pencegahan hama dan penyakit, alat dan mesin pertanian (prapanen dan pascapanen), sarana dan prasarana pertanian dan kelautan perikanan, hingga infrastruktur kampung nelayan.

“Kemudian juga untuk meningkatkan garam rakyat dengan pendekatan integrasi lahan sehingga biaya operasional dapat ditekan dan produksi lokal dapat bersaing dengan garam impor. Tentu kita berharap dengan adanya subsidi yang tepat petani akan lebih sejahtera serta produksi pangan Indonesia akan aman,” pungkasnya (ror)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK Bolak-balik Tada Tangan Pakta Integritas, Namun OTT-nya Tetap Ada

    KPK Bolak-balik Tada Tangan Pakta Integritas, Namun OTT-nya Tetap Ada

    • calendar_month Jumat, 4 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 112
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron menyampaikan bahwa dirinya sering kali diundang guna tanda tangan (ttd) pakta integritas di lingkungan pemerintahan. Kendati demikian kata Ghufron masih ada pejabat terkena operasi tangkap tangan KPK. “Mohon maaf, KPK itu kalau tanda tangan begini-begini sudah bolak balik, tetapi OTT-nya tetap jalan, tetap ada,” kata Ghufron diatas podium dalam […]

  • PT. HM Sampoerna Raih Omzet SRC Rp 236 Trilun di 2023

    PT. HM Sampoerna Raih Omzet SRC Rp 236 Trilun di 2023

    • calendar_month Senin, 22 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ivan Cahyadi, Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk  mengatakan, perusahaannya telah membina sekitar 250 ribu toko kelontong dalam Sampoerna Retail Community (SRC) adalah yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Sebagaimana berdasarkan riset, total omzet SRC selama setahun menembus Rp 236 triliun. “Berdasarkan riset, total omzet SRC sekitar Rp 236 triliun per tahun. Ini setara dengan 11,4% […]

  • Hadiri Peringatan HUT TNI Ke- 79, Sultan: Bangga Melihat Kemajuan Alutsista TNI

    Hadiri Peringatan HUT TNI Ke- 79, Sultan: Bangga Melihat Kemajuan Alutsista TNI

    • calendar_month Sabtu, 5 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 130
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan B Najamuddin mengaku bangga dan terkesima dengan kemajuan alat dan sistem persenjataan prajurit TNI dalam parade militer yang dipamerkan di hari ulang tahun (HUT) ke-79 TNI 5 Oktober di lapangan Monas. “Kami sangat bangga melihat perjuangan dan rasa nasionalisme tinggi para Tentara Nasional Indonesia. Semoga perjuangan tetap berlanjut […]

  • Ombudsman: Penerapan WFH di DKI Jakarta Tak Efektif dalam Penanggulangan Polusi Udara

    Ombudsman: Penerapan WFH di DKI Jakarta Tak Efektif dalam Penanggulangan Polusi Udara

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Anggota Ombudsman RI, Hery Susanto mengatakan soal penerapan sistem Work From Home atau WFH yang akan dilakukan instansi pemerintah pusat dan daerah khususnya wilayah Provinsi DKI Jakarta merupakan jalan keluar singkat namun tak efektif untuk menanggulangi polusi udara. Menurut Hery, hal yang akan dilakukan Pemerintah Pusat dan Daerah jika tak dibarengi langkah penanganan secara […]

  • Sri Mulyani dan Bos OJK Buka-Bukaan Terkait Penghapusan Kredit Macet UMKM

    Sri Mulyani dan Bos OJK Buka-Bukaan Terkait Penghapusan Kredit Macet UMKM

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 128
    • 0Komentar

    Jakarta_Infomsi.New–Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar kompak buka suara soal rencana penghapusan kredit macet usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). “Untuk hapus buku, hapus tagih kita terus koordinasi dengan Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto) karena ini mandat turunan UU Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (PPSK), terutama untuk […]

  • Debat ke Empat

    Debat ke Empat, Mahfud MD Ucap Tak Perlu Jawab Pertanyaan Receh

    • calendar_month Minggu, 21 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Dalam debat ke Empat Cawapres Pemilihan Presiden 2024, yang diselenggarakan pada Minggu malam (21/1/2024), calon Wakil Presiden nomor urut 2, Gibran Rakabuming Raka, dan Cawapres nomor urut 3, Mahfud Md, terlibat dalam serangkaian tanya jawab yang mencuatkan isu Greenflation. Gibran Rakabuming Raka secara tajam mengajukan pertanyaan kepada Mahfud Md mengenai cara mengatasi […]

expand_less