Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Divonis Enam Tahun Penjara, Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Temukan Kedamaian, Hafal Dua Juz Alquran

Divonis Enam Tahun Penjara, Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Temukan Kedamaian, Hafal Dua Juz Alquran

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • visibility 202
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Raja, msinews.com -Hal menyejukkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

Tidak ubah dengan pondok pesantren, warga binaan secara rutin mengadakan kegiatan keagamaan. Istimewanya kegiatan tersebut telah menghasilkan penghafal (al-hafidz) Al-Quran sehingga menjadi panutan bagi warga binaan lain.

Pria berinisial RMS (48), warga binaan Lapas Tanjung Raja, mendapatkan hasil signifikan berkat mengikuti kegiatan keagamaan selama menjalani hukuman.

Pria asal Palembang tersebut telah hafal 2 (dua) juz Al Quran dan ia menargetkan hafalannya terus bertambah.

Ketika ditemui di Lapas Tanjung Raja, raut wajah RMS masih basah. Sebab, pagi itu ia baru saja usai menunaikan shalat Dhuha.

Didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), RMS secara terbuka menuturkan sekelumit perjalanan dia hingga harus berada di Lapas.

“Sebenarnya sebelum saya berada di Lapas memang saya suka membaca Al-Quran,” kata RMS mengawali cerita, Jumat (08/11/2024).

Karena terlibat suatu perkara dan divonis hukuman enam tahun penjara, RMS menjalani kurungan di Lapas di Palembang pada 2021 lalu.

Kemudian pada Februari 2024, RMS dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.

RMS mendapatkan hasil signifikan setelah mendapatkan pembinaan dan mengikuti kegiatan keagamaan selama menjalani hukuman.

Selama berada di Tanjung Raja, RMS mendapatkan puncak kenikmatan menghafal Al Quran.

“Begitu di Lapas Tanjung Raja, saya menemukan ketenangan. Suasana, lingkungan di sini bikin hati terasa damai dan sangat mendukung untuk menghafal Al-Quran,” ungkap pria yang sebelumnya bekerja sebagai wirausaha.

Saat menjalani hukuman, RMS mengaku terus terpacu untuk memperdalam ilmu agama, termasuk menghafal Al-Quran.

Bapak dua anak ini mengaku ingin memantapkan hati dan membulatkan tekad, menjadikan ilmu agama sebagai panduan hidup sehingga tak lagi terjerumus ke lubang yang sama.

Untuk menghafal Al-Quran, RMS melakukannya sendiri di kamar tahanan dan menyetor hafalannya kepada pengasuh kegiatan keagamaan.

Menurut RMS, menjaga hafalan adalah hal tak mudah sehingga perlu senantiasa dilafalkan.

“Menghafal itu mudah. Menjaga hafalan yang sulit,” tutur Saddaq.

Untuk menjaga hafalan Al-Quran, RMS senantiasa mengikuti kegiatan “murojaah” yang biasa diadakan di Masjid At Taubah di lingkungan Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.

Selain itu, surat Al-Quran yang sudah di dalam kepala dilafalkan setiap shalat fardhu agar tak melayang dari ingatan.

RMS memiliki tekad untuk terus menambah hafalan Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik saat keluar dari Lapas. Selain ingin memperbaiki diri, juga ingin berguna bagi orang lain dan terus memperdalam ilmu agama,” tutur pria murah senyum ini.

Terpisah, Kalapas Kelas IIA Tanjung Raja Badarudin mengatakan, kegiatan keagamaan merupakan salah satu program pemasyarakatan terhadap warga binaan.

“Kegiatan keagamaan, olahraga, dan kegiatan-kegiatan lain sudah terjadual sedemikian rupa. Tujuannya untuk membangun fisik, mental, dan spiritual para warga binaan Lapas Tanjung Raja,” jelas Badarudin. (SN/DR/Biro SumselBabel).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Legislator Gerindra Ingatkan Pentingnya Kelayakan Pengemudi Bus Haji 2025

    Legislator Gerindra Ingatkan Pentingnya Kelayakan Pengemudi Bus Haji 2025

    • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM,Jakarta – Anggota Komisi VIII DPR RI Alimudin Kolatlena mendorong pemerintah agar memastikan kelayakan pengemudi bus yang memiliki skill keahlian khusus untuk penyelengaraan Ibadah Haji 1446 Hijriah/2025. Alimudin mengingatkan sering terjadi kecelakaan rombongan bus Jemaah umrah di Arab Saudi. Terbaru pada Kamis 20 Maret 2025 sebanyak 20 orang jemaah umrah asal Indonesia mengalami kecelakaan di Wadi Qudeid atau Madinah-Mecca […]

  • Momen Maulid Nabi,Menag Perkenalkan Konsep Ekoteologi pada Presiden dan Wapres

    Momen Maulid Nabi,Menag Perkenalkan Konsep Ekoteologi pada Presiden dan Wapres

    • calendar_month Selasa, 9 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 198
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM– Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah, Kamis pekan lalu, menjadi momen penting bagi Menteri Agama Nasaruddin Umar.Di hadapan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Preziden Gibran Rakabuming Raka, mantan Imam Besar Masjid Istiqlal itu manfaatkan kesempatan untuk Perkenalkan Konsep  Ekoteologi lewat Kutbah. Konsep Ekoteologi adalah sebuah konsep keberagamaan yang menekankan harmoni antara manusia, alam, dan […]

  • Mahfud MD : Budi Arie Pantas Diseret ke Kursi Terdakwa dalam Kasus DugaanJudi Online

    Mahfud MD : Budi Arie Pantas Diseret ke Kursi Terdakwa dalam Kasus DugaanJudi Online

    • calendar_month Senin, 7 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 186
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com – Sebuah tembakan telak meluncur dari mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD. Hal tersebut terkait Dugaan keterlibatan Budi Arie Setiadi, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, dalam labirin skandal backing judi online. Ia secara terang-terangan menyebut Budi Arie adalah figur yang paling pantas diseret ke muka pengadilan. Dalam sesinya di Pos […]

  • APBN 2026 Dukung Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

    APBN 2026 Dukung Pembangunan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global

    • calendar_month Sabtu, 16 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 196
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi, pemerintah Indonesia optimis menyusun arsitektur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 untuk mendukung agenda pembangunan nasional . Presiden RI Prabowo Subianto dalam Pidato Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 dan Nota Keuangannya di Rapat Paripurna DPR pada Jumat (15/08) menyebut bahwa telah mengalokasikan sebesar […]

  • Tekan Biaya Haji, PKB Minta Pengeluaran Tak Efisien Dicoret

    Tekan Biaya Haji, PKB Minta Pengeluaran Tak Efisien Dicoret

    • calendar_month Sabtu, 4 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 233
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, An’im Falachuddin mengatakan masih ada celah agar biaya penyelenggaraan ibadah haji (BPIH) bisa turun. Salah satunya dengan mencoret deretan pengeluaran yang tidak efisien. Gus An’im-sapaan akrab An’im Falachuddin-mengatakan ada beberapa pembiayaan yang bisa ditekankan untuk menekan pengeluaran biaya haji. Misalnya biaya penerbangan yang menurutnya […]

  • Catatan Politik Bamsoet: Membarui Konstitusi Agar Negara Adaptif di Era AI-Post Truth

    Catatan Politik Bamsoet: Membarui Konstitusi Agar Negara Adaptif di Era AI-Post Truth

    • calendar_month Senin, 8 Sep 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Oleh Dr. Bambang Soesatyo PERUBAHAN zaman dan perkembangan teknologi yang mengubah pola hidup dan perilaku individu mendorong terbentuknya norma dan sistem nilai baru yang tidak pernah diantisipasi. Peradaban sudah melakoni era pasca kebenaran atau post-Truth dan integrasi kecerdasan buatan atau AI (artificial intelligence) pada berbagai aspek kehidupan manusia. Sudah terbukti pula bahwa fenomena post-truth dan […]

expand_less