Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum & Kriminal » Divonis Enam Tahun Penjara, Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Temukan Kedamaian, Hafal Dua Juz Alquran

Divonis Enam Tahun Penjara, Warga Binaan Lapas Tanjung Raja Temukan Kedamaian, Hafal Dua Juz Alquran

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
  • visibility 88
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tanjung Raja, msinews.com -Hal menyejukkan terjadi di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Tanjung Raja, Ogan Ilir, Sumatra Selatan.

Tidak ubah dengan pondok pesantren, warga binaan secara rutin mengadakan kegiatan keagamaan. Istimewanya kegiatan tersebut telah menghasilkan penghafal (al-hafidz) Al-Quran sehingga menjadi panutan bagi warga binaan lain.

Pria berinisial RMS (48), warga binaan Lapas Tanjung Raja, mendapatkan hasil signifikan berkat mengikuti kegiatan keagamaan selama menjalani hukuman.

Pria asal Palembang tersebut telah hafal 2 (dua) juz Al Quran dan ia menargetkan hafalannya terus bertambah.

Ketika ditemui di Lapas Tanjung Raja, raut wajah RMS masih basah. Sebab, pagi itu ia baru saja usai menunaikan shalat Dhuha.

Didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), RMS secara terbuka menuturkan sekelumit perjalanan dia hingga harus berada di Lapas.

“Sebenarnya sebelum saya berada di Lapas memang saya suka membaca Al-Quran,” kata RMS mengawali cerita, Jumat (08/11/2024).

Karena terlibat suatu perkara dan divonis hukuman enam tahun penjara, RMS menjalani kurungan di Lapas di Palembang pada 2021 lalu.

Kemudian pada Februari 2024, RMS dipindahkan ke Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.

RMS mendapatkan hasil signifikan setelah mendapatkan pembinaan dan mengikuti kegiatan keagamaan selama menjalani hukuman.

Selama berada di Tanjung Raja, RMS mendapatkan puncak kenikmatan menghafal Al Quran.

“Begitu di Lapas Tanjung Raja, saya menemukan ketenangan. Suasana, lingkungan di sini bikin hati terasa damai dan sangat mendukung untuk menghafal Al-Quran,” ungkap pria yang sebelumnya bekerja sebagai wirausaha.

Saat menjalani hukuman, RMS mengaku terus terpacu untuk memperdalam ilmu agama, termasuk menghafal Al-Quran.

Bapak dua anak ini mengaku ingin memantapkan hati dan membulatkan tekad, menjadikan ilmu agama sebagai panduan hidup sehingga tak lagi terjerumus ke lubang yang sama.

Untuk menghafal Al-Quran, RMS melakukannya sendiri di kamar tahanan dan menyetor hafalannya kepada pengasuh kegiatan keagamaan.

Menurut RMS, menjaga hafalan adalah hal tak mudah sehingga perlu senantiasa dilafalkan.

“Menghafal itu mudah. Menjaga hafalan yang sulit,” tutur Saddaq.

Untuk menjaga hafalan Al-Quran, RMS senantiasa mengikuti kegiatan “murojaah” yang biasa diadakan di Masjid At Taubah di lingkungan Lapas Kelas IIA Tanjung Raja.

Selain itu, surat Al-Quran yang sudah di dalam kepala dilafalkan setiap shalat fardhu agar tak melayang dari ingatan.

RMS memiliki tekad untuk terus menambah hafalan Al-Quran dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Saya ingin berubah menjadi pribadi yang lebih baik saat keluar dari Lapas. Selain ingin memperbaiki diri, juga ingin berguna bagi orang lain dan terus memperdalam ilmu agama,” tutur pria murah senyum ini.

Terpisah, Kalapas Kelas IIA Tanjung Raja Badarudin mengatakan, kegiatan keagamaan merupakan salah satu program pemasyarakatan terhadap warga binaan.

“Kegiatan keagamaan, olahraga, dan kegiatan-kegiatan lain sudah terjadual sedemikian rupa. Tujuannya untuk membangun fisik, mental, dan spiritual para warga binaan Lapas Tanjung Raja,” jelas Badarudin. (SN/DR/Biro SumselBabel).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor PBWNKP di Kuta Bali, BNPP Perkuat Kepentingan Perbatasan

    Rakor PBWNKP di Kuta Bali, BNPP Perkuat Kepentingan Perbatasan

    • calendar_month Jumat, 25 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsiNews–Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) kembali memperlihatkan komitmennya dalam menggalang langkah strategis demi Pengelolaan Batas Wilayah Negara dan Kawasan Perbatasan (PBWNKP) dengan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Denpasar Kuta Bali, Jum’at 25/8/2023. Plh. Sekretaris BNPP, Dr. Robert Simbolon mengatakan wujud nyata dari komitmen BNPP untuk melanjutkan upaya-upaya pembangunan strategis PBWNKP. “Rakor Ini mencakup penguatan […]

  • Bangun Sinergi Pendidikan dan Industri, Wamenaker Tekankan Transformasi SDM Nasional

    Bangun Sinergi Pendidikan dan Industri, Wamenaker Tekankan Transformasi SDM Nasional

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

      Msinews.com – Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menegaskan pentingnya transformasi sumber daya manusia (SDM) agar Indonesia siap menghadapi perubahan besar dalam dunia kerja modern. Ia menilai, percepatan peningkatan kompetensi tenaga kerja hanya dapat terwujud melalui sinergi kuat antara pendidikan, pelatihan, dan industri. “Transformasi SDM tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Dunia pendidikan, pelatihan, dan industri harus […]

  • Sandiaga Kucurkan Bantuan Rp.120 Juta, Desa Mana Aja?

    Sandiaga Kucurkan Bantuan Rp.120 Juta, Desa Mana Aja?

    • calendar_month Minggu, 10 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 96
    • 0Komentar

    Jakarta, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyerahkan bantuan Dukungan Pengembangan Usaha Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (DPUP) kepada tiga desa wisata yang ada di Sumatra Barat. Sandiaga mengatakan bantuan sebesar Rp120 juta ini diharapkan bisa dimanfaatkan di tiga desa yang terpilih dalam ajang Anugerah Desa Wisata Indonesia […]

  • Neno Warisman Diantar Fahri Hamzah Menuju Senayan: Perpaduan Seni, Idealisme, dan Politik

    Neno Warisman Diantar Fahri Hamzah Menuju Senayan: Perpaduan Seni, Idealisme, dan Politik

    • calendar_month Kamis, 8 Feb 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 78
    • 0Komentar

    Banyuwangi, MSINews.com – Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora), Fahri Hamzah, mengajak masyarakat Banyuwangi untuk mengantarkan Neno Warisman ke Senayan sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) periode 2024-2019 pada 14 Februari mendatang. Fahri Hamzah, menyambut dengan gembira keputusan Neno Warisman untuk bergabung dengan Partai Gelora. Menurut Fahri, mengajak sosok seniman dengan […]

  • Apa Saja Agenda Kerja Legislator dan Senator RI Hari Ini? Baca Ini

    Apa Saja Agenda Kerja Legislator dan Senator RI Hari Ini? Baca Ini

    • calendar_month Senin, 2 Des 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 88
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com- Indonesia memiliki Tiga Lembaga Parlemen ,yakni Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI. Dalam menjalankan tugasnya, DPR RI menjalankan tiga fungsi yakni legislasi, anggaran, dan pengawasan adalah tiga pilar penting para anggota Legislator dalam menjalankan tugas dan wewenangnya. Fungsi Legislasi berfokus pada pembuatan dan pengesahan undang-undang yang […]

  • Tantangan Implementasi UU KIA dari Aspek Muatan Juga Daya Dukungnya

    Tantangan Implementasi UU KIA dari Aspek Muatan Juga Daya Dukungnya

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 76
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dalam siaran pers  tentang Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada Fase Seribu Hari Pertama Kehidupan,Komnas Perempuan mengapresiasi  niat penguatan tanggung jawab pemerintah dalam memastikan kesejahteraan ibu dan anak. Bahwasanya, Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) memberikan catatan kritis muatan Undang-Undang Kesejahteraan Ibu dan Anak pada pada Seribu Hari Pertama Kehidupan (UU KIA) yang […]

expand_less