Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Fenomena Jual Beli Surat Suara Gegerkan Malaysia, Harga Capai Rp.163.800 per Lembar

Fenomena Jual Beli Surat Suara Gegerkan Malaysia, Harga Capai Rp.163.800 per Lembar

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 12 Feb 2024
  • visibility 129
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Kuala Lumpur, MSINews.com – Fenomena tak lazim mengenai jual beli surat suara Pemilihan Umum atau Pemilu 2024 di Malaysia menjadi sorotan. Harga surat suara tersebut dibanderol dengan kisaran 25 hingga 50 ringgit, yang setara dengan Rp81.900 hingga Rp163.800 jika dirupiahkan dengan kurs terkini.

Direktur Eksekutif Migrant Care, Wahyu Susilo, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, mengungkapkan bahwa praktik jual beli surat suara ini umumnya melibatkan surat suara metode pos. Surat suara tersebut tidak tersalurkan dengan baik dan akhirnya tidak diterima oleh warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia.

Baca juga : Bawaslu Cegah Serangan Fajar Pemilu 2024 dengan Patroli 24 Jam

Menurut Susilo, motif utama di balik praktik ini adalah keuntungan finansial. “Makelar memanfaatkan surat suara yang tersimpan di kotak-kotak pos dan apartemen, mengumpulkannya untuk dijual,” ungkapnya.

Pelanggaran Pemilu dengan Yurisdiksi Terkendala

Wahyu Susilo menegaskan bahwa fenomena ini merupakan pelanggaran terhadap pemilu. Namun, penuntasan masalah tersebut terkendala dari sisi yurisdiksi hukum karena peristiwa ini terjadi di Malaysia.

Manager Program Migrant Care, Mulyadi, menjelaskan surat suara yang seharusnya dikirim oleh panitia penyelenggara pemilihan luar negeri (PPLN) di Malaysia akhirnya menumpuk di kotak pos apartemen.

Hal ini disebabkan oleh penggunaan satu kotak pos untuk beberapa penghuni, sehingga WNI kesulitan mengetahui kapan surat suara mereka tiba.

Makelar suara kemudian bergerak dengan mendatangi kotak pos apartemen dan menimbun surat suara untuk dijual kembali. Mulyadi menambahkan, “Ketika ada yang membutuhkan, mereka melakukan tawar-menawar dengan harga 25-50 ringgit per surat suara.”

Kendala Pencoblosan bagi PRT di Malaysia

Selain itu, WNI yang bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Malaysia mengalami kendala dalam melakukan pencoblosan. Hal ini disebabkan oleh bersamaan dengan perayaan Tahun Baru Imlek, di mana mayoritas majikan PRT merayakannya. Sehingga para PRT sulit untuk meninggalkan rumah dan mencoblos.

Koordinator Advokasi Migrant Care, Siti Badryiah, menjelaskan bahwa mayoritas majikan PRT merayakan Tahun Baru Imlek dengan aktivitas seperti berlibur, membuat para PRT sulit untuk pergi ke Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Baca juga : Ketua FKSI Laporkan Tiga Akademisi di Bareskrim Polri, Pelanggaran Pemilu 

“Kendala ini membuat proses pemungutan suara di Malaysia tidak berjalan lancar,” tambahnya.

Meskipun demikian, Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan bahwa proses pemungutan suara di luar negeri, kecuali di Malaysia, berjalan lancar.

Anggota KPU RI, Idham Holik, menegaskan pemungutan suara dengan metode pos, KSK, ataupun TPS LN telah berjalan dengan baik hingga saat ini.

Berita ini mencerminkan tantangan yang dihadapi dalam menjaga integritas pemilu di luar negeri, sementara juga menggarisbawahi pentingnya penegakan hukum dan pengawasan yang ketat terhadap proses pemilu. (**)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tempo Diminta Klarifikasi Soal Dugaan Suap Kuota Haji Kepada Anggota DPR

    Tempo Diminta Klarifikasi Soal Dugaan Suap Kuota Haji Kepada Anggota DPR

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 113
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) DPR RI memanggil redaksi Tempo terkait dugaan suap kuota haji kepada anggota dewan yang diberitakan majalah tersebut. Anggota MKD DPR RI Habiburokhman mengatakan pihaknya akan mengklarifikasi hasil laporan yang menyebut DPR telah menerima suap dalam pembagian kuota haji 2024. “Jika memang benar, siapa […]

  • Jaringan Kemanusiaan Jatim Minta Presiden Turun Tangan soal Konflik KONI-KOI

    Jaringan Kemanusiaan Jatim Minta Presiden Turun Tangan soal Konflik KONI-KOI

    • calendar_month Sabtu, 26 Jul 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Surabaya,msinews.com-Sebanyak 180 atlet anak dari 20 kabupaten/kota di Provinsi Jawa Timur menjadi korban konflik antara KONI (Komite Olahraga Nasional Indonesia) dan KOI (Komite Olimpiade Indonesia) dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jatim IX 2025. Adapun, para atlet cabang olahraga anggar yang sudah bertanding resmi kini dinyatakan ikut turnamen ilegal, meski mengantongi SK Gubernur dan mengikuti […]

  • Kasus GPON, Bareskrim Tetapkan Mantan Dirut dan Dirkeu Jakpro jadi Tersangka

    Kasus GPON, Bareskrim Tetapkan Mantan Dirut dan Dirkeu Jakpro jadi Tersangka

    • calendar_month Selasa, 8 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 144
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi.News–Penyidik Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Dittipikor) Bareskrim Polri menetapkan tersangka baru dalam kasus dugaan korupsi pembangunan menara komunikasi dan pengadaan barang atau jasa pembangunan gygabite passive optic network (GPON). Proyek jaringan komunikasi kecepatan tinggi tersebut dikerjakan oleh PT Jakarta Infrastruktur Propertindo (JIP), anak usaha PT Jakarta Propertindo atau Jakpro. Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) […]

  • Kapolri Temui Keluarga Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Pasca Demo

    Kapolri Temui Keluarga Driver Ojol yang Tewas Dilindas Rantis Pasca Demo

    • calendar_month Jumat, 29 Agt 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 85
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Kepala Kepolidsian Redpublik Indonesia (Kapolri),Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mendatangi RSCM dan menemui keluarga driver ojol bernama adalah Affan Kurniawan pada demo di depan Gedung DPR,Kamis (28/8/2025). Dilansir dari potongan video pemilik instagram erdiansyah1112,Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo didampingi keluarga korban pengemudi ojek online yang meninggal terlindas mobil rantis Brimob memberikan keterangan di Rumah […]

  • Ketum GMPB Jagokan Benyamin Yodokos Inanosa Maju di Pilbup Bintuni

    Ketum GMPB Jagokan Benyamin Yodokos Inanosa Maju di Pilbup Bintuni

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Jakarta – Pilkada serentak 2024 tak lama lagi akan dihelat. Sebanyak 545 daerah dengan rincian 37 provinsi, 415 kabupaten dan 93 kota akan siap menggelar pesta demokrasi tersebut. Khusus untuk wilayah Papua Barat, kontestasi elektoral kali ini akan menjadi panggung politik yang cukup atraktif menimbang banyaknya tokoh-tokoh lokal yang siap ambil bagian di dalamnya. Kaitan […]

  • Plus Minus di balik Moratorium Daerah Otonomi Baru

    Plus Minus di balik Moratorium Daerah Otonomi Baru

    • calendar_month Rabu, 29 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 129
    • 0Komentar

    Lubuklinggau msinews.com – Moratorium Daerah Otonomi Baru (DOB) beberapa tahun terakhir makin marak dan menjadi sorotan banyak pihak. Menanggapi hal tersebut, Ketua DPD Serikat Pers Republik Indonesia (SPRI) Sumatera Selatan HM Asnadi CA menyampaikan pemandangan kritis dia tentang gagasan DOB. Asnadi menilai hal tersebut sangat positif dipandang dari sisi tatakelola prmerintahan. Paling tidak, dengan pemekaran […]

expand_less