Menko Polkam Sampaikan Dukacita atas Gugurnya Prajurit TNI, Petugas, dan Relawan Penanggulangan Karhutla
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 2 jam yang lalu
- visibility 8
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAKARTA– Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua prajurit TNI dalam tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kalimantan Tengah, serta meninggalnya sejumlah petugas dan relawan yang berjuang menangani Karhutla di berbagai wilayah Indonesia sepanjang tahun 2026.
Menko Polkam menegaskan bahwa pengabdian dan pengorbanan mereka merupakan wujud nyata keberanian, kepedulian, dan dedikasi dalam melindungi keselamatan masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan.
Pernyataan tersebut disampaikan Menko Polkam selaku Ketua Pengarah Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla dalam pernyataan resmi kepada media di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Jakarta, Kamis malam (5/11/2026).
“Atas nama pribadi dan keluarga besar Kemenko Polkam, serta selaku Ketua Pengarah Desk Koordinasi Penanggulangan Karhutla, saya menyampaikan dukacita mendalam atas gugurnya dua putra terbaik bangsa, Letkol Cpn (Anm.) Dudi Firmansyah dan Kapten Cpn (Anm.) Nurhafiz Akbar, dalam menjalankan tugas penanggulangan Karhutla di Kalimantan Tengah,” ujar Menko Polkam.
Menko Polkam juga menyampaikan bahwa satu personel TNI lainnya, Serda Heri Prasetyo, hingga saat pernyataan disampaikan masih dalam proses pencarian. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan agar personel tersebut segera ditemukan dalam keadaan selamat.
“Satu personel lainnya, Serda Heri Prasetyo, hingga saat ini masih dalam pencarian. Kita semua berdoa semoga yang bersangkutan segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ungkapnya.
Selain kedua prajurit TNI tersebut, Menko Polkam turut menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya para petugas dan relawan penanggulangan Karhutla di sejumlah daerah sepanjang tahun 2026. Di Kalimantan Tengah, para petugas dan relawan yang meninggal dunia adalah Akhmad Rizani, Ahmadin, dan Aries Sutio Luthfil Hadi. Sementara di Kalimantan Selatan, pemerintah turut berdukacita atas meninggalnya Nurdin atau yang dikenal sebagai Amang Udin.
Di Jawa Timur, sejumlah petugas dan relawan yang meninggal dunia dalam tugas penanggulangan kebakaran hutan dan lahan adalah Sukaris, Hendra Rony Wagiyanata, Wisnu Yuda Pratama, Sefriel Ardiansyah, Munawi, dan Suraji. Sedangkan di Sulawesi Selatan, pemerintah menyampaikan penghormatan atas pengabdian almarhum Padayya.
Menko Polkam menegaskan bahwa seluruh prajurit, petugas, dan relawan yang gugur merupakan pejuang kemanusiaan yang telah menunjukkan keberanian dan pengorbanan dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Pengabdian mereka tidak hanya menjadi bagian penting dalam upaya penanggulangan bencana, tetapi juga mencerminkan semangat kepedulian dan tanggung jawab untuk melindungi masyarakat serta lingkungan.
“Mereka semua adalah para pejuang penanggulangan Karhutla, sekaligus pejuang kemanusiaan yang telah mengabdikan diri untuk menjaga keselamatan masyarakat dan kelestarian lingkungan,” tegas Menko Polkam.
Lebih lanjut, Menko Polkam menyampaikan penghormatan dan apresiasi setinggi-tingginya atas keberanian, dedikasi, serta pengorbanan seluruh almarhum. Ia juga menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi kehilangan tersebut.
“Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah mereka, memberikan tempat terbaik di sisi-Nya, serta menganugerahkan kekuatan dan ketabahan kepada keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.
Menutup pernyataannya, Menko Polkam menegaskan bahwa jasa dan pengabdian para prajurit, petugas, serta relawan penanggulangan Karhutla akan senantiasa dikenang sebagai bagian dari pengorbanan putra-putra terbaik bangsa dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
“Selamat jalan, para patriot bangsa. Jasa dan pengabdiannya akan senantiasa dikenang,” pungkas Menko Polkam.**
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik



Saat ini belum ada komentar