Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » Mensos Saifullah Yusuf Berikan Bantuan Rp650 Miliar kepada Ribuan Pemulung Bantargebang, Bekasi

Mensos Saifullah Yusuf Berikan Bantuan Rp650 Miliar kepada Ribuan Pemulung Bantargebang, Bekasi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
  • visibility 216
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Bekasi,msinews.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyerahkan bantuan senilai Rp 650.050.643.833 kepada 2.055 masyarakat rentan di sekitar Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (30/9/2024).

Nilai bantuan itu berupa 2.055 paket bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) alat pelindung diri seperti helm, sepatu boat, senter, dan nutrisi. Ada juga 389 paket ATENSI pemenuhan kebutuhan dasar (seperti sembako), 44 unit ATENSI alat bantu disabilitas (kursi roda, alat bantu dengar, tongkat penuntun adaptif), 14 paket ATENSI kewirausahaan (warung kelontong, peternakan, perikanan dan pembuatan kue), 49 paket perlengkapan olahraga dan edukasi, 135.241 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), dan bantuan Program Sembako bagi 58.051 KPM.

Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Gus Ipul kepada Pemerintah Kota Bekasi, yang diwakili Alexander Zulkarnain, Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi di halaman kantor Kelurahan Sumurbatu, Kota Bekasi. “Semua bantuan ini kami berikan untuk menunjang kesejahteraan para pemulung di Bantargebang,” kata menteri yang akrab disapa Gus Ipul ini.

Kemensos, kata Gus Ipul, berkomitmen untuk memberikan akses dan fasilitas dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat Kota Bekasi, terutama para pemulung di TPST Bantargebang yang termasuk ke dalam kelompok rentan.

Misalnya bantuan APD. Peralatan ini bisa digunakan para pemulung untuk melindungi tubuhnya dari paku, beling, hingga benda berbahaya lainnya. “Agar bapak ibu aman saat mencari rezeki di sini,” ujar Gus Ipul.

Pada kesempatan tersebut, Gus Ipul meluangkan waktu lebih banyak untuk berdialog dengan para pemulung guna mendengar aspirasi mereka. Salah satu perwakilan pemulung meminta agar pemerintah memberikan BPJS Kesehatan kepada mereka.

Gus Ipul bilang, pemerintah berkomitmen untuk memberikan bantuan BPJS Kesehatan itu, bahkan juga BPJS Ketenagakerjaan. Ia meminta kepada pemulung yang berasal dari Kota Bekasi bisa langsung mengajukan ke pemerintah setempat.

“Kalau ada yang berasal dari luar Bekasi, nanti bisa mengajukan kepada Kemensos melalui program Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK),” kata Gus Ipul.

Pada kesempatan itu, Param, salah satu pemulung menyampaikan ucapan terima kasih kepada Gus Ipul karena telah memberikan bantuan dan memfasilitasi pembuatan KTP miliknya. “Setelah saya dapat KTP ini, saya mau mengajukan BPJS Kesehatan,” kata Param.

Melalui bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Kemensos, para pemulung yang belum memiliki KTP akan difasilitasi untuk memperoleh KTP dan dokumen administrasi kependudukan lain yang dibutuhkan. “Jadi KTP ini dapat digunakan sebagaimana mestinya. Kalau tidak punya KTP nanti tidak bisa mendapatkan bantuan,” kata Gus Ipul saat menyerahkan KTP kepada Sariani, pemulung lainnya.

Sariani merupakan pemulung yang bekerja dan tinggal di sekitar area TPST Bantargebang. Ia berasal dari Tapanuli Selatan, Sumatera Utara dan belum memiliki KTP. Berdasarkan hasil peninjauan di lapangan, memang banyak di antara para pemulung yang bekerja di TPST Bantargebang belum memiliki dokumen kependudukan. Tak sedikit juga dari mereka yang merupakan para pendatang dari luar Kota Bekasi.

Gus Ipul juga menekankan pentingnya pendidikan bagi para anak pemulung. Melalui pendidikan yang dapat diakses oleh anak-anak pemulung, maka nantinya dapat membawa keluarga pemulung tersebut keluar dari kemiskinan.

Kepada ratusan pemulung yang hadir, Gus Ipul menanyakan kemauan mereka menyekolahkan anak-anaknya. Dengan kompak para pemulung tersebut menjawab ingin menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

“Pokoknya prinsipnya nggak ada yang nggak bisa, harus bisa,” tegas Gus Ipul ketika memberikan motivasi kepada para pemulung agar mau menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang perguruan tinggi.

Menurut Gus Ipul, ada tiga sasaran yang menjadi fokusnya dalam memberikan bantuan kepada para pemulung di TPST Bantargebang. “Sasaran pendidikan, Kesehatan, dan pemberdayaan,” kata Gus Ipul.

Tiga hal tersebut diharapkan dapat membawa sebuah keluarga, terutama keluarga pemulung, bisa lebih sejahtera hidupnya sehingga dapat keluar dari kemiskinan. (*)

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Seluruh Fraksi di DPR RI  Setuju, Segera Bahas RAPBN 2025 Di Masa Transisi

    Seluruh Fraksi di DPR RI  Setuju, Segera Bahas RAPBN 2025 Di Masa Transisi

    • calendar_month Selasa, 28 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 170
    • 0Komentar

     Jakarta,msinews.com– Sebanyak 9 Fraksi di DPR RI menyetujui pembahasan lanjut Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) bagi penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2025. Adapun, persetujuan ini disampaikan masing-masing juru bicara fraksi pada rapat Paripurna DPR RI yang diselenggarakan pada Selasa (28/5/2024) di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta. Dalam.kesempatan itu, Fraksi […]

  • BGN: Persis Penyokong Program MBG Tahap Awal

    BGN: Persis Penyokong Program MBG Tahap Awal

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 340
    • 0Komentar

      Msinews.com — Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya untuk memperkuat kemitraan strategis dalam percepatan pelaksanaan Program Makan Bergizi melalui kolaborasi dengan berbagai elemen bangsa, termasuk Persatuan Islam (Persis) Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan bahwa Persis merupakan salah satu penyokong dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi pada tahap awal peluncuran program tersebut. “Persis merupakan salah satu […]

  • Banjir Bandang Humbang Hasundutan Dilanjutkan Hingga Selasa

    Banjir Bandang Humbang Hasundutan Dilanjutkan Hingga Selasa

    • calendar_month Minggu, 10 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 175
    • 0Komentar

    Sumatera Utara, MSINews.com – Operasi pencarian dan pertolongan korban banjir bandang di Humbang Hasundutan terus dilanjutkan hingga Selasa (12/12). Pencarian dilakukan atas korban yang masih hilang setelah tujuh hari upaya sebelumnya belum membuahkan hasil. Dua korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia, sementara 10 lainnya masih belum ditemukan. Baca juga : Mendes PDTT, Desak PandampinganBantuan […]

  • Sebanyak 629 Anggota Hadir Dalam Sidang Tahunan MPR.RI

    Sebanyak 629 Anggota Hadir Dalam Sidang Tahunan MPR.RI

    • calendar_month Jumat, 14 Agt 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Sebanyak 629 dari 580 Anggota DPR.RI hadir dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPD dan DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan JakRta, 14 Agustus 2026. Sidang secara resmi dinika oleh Ketua MPR RI,Ahmad Muzani. Adapun, sidang dimulai sekitar pukul 08.40 WIB dan dihadiri Presiden Prabowo Subianto serta Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam pidatonya,  […]

  • Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    Tingkat Partisipasi Pemilu 2024 di Riau Menurun, Ini Kata Komisi II DPR RI

    • calendar_month Jumat, 26 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 180
    • 0Komentar

    Pekanbaru,msinews.com-Anggota Komisi II DPR RI Arsyadjuliandi Rachman menyoroti tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu tahun 2024 di Provinsi Riau mengalami penurunan. Ia mencatat, pada Pemilu tahun 2019 lalu, partisipasi pemilih di Riau mencapai 78 persen, sedangkan pada pemilu tahun 2024 partisipasi pemilih turun menjadi 77 persen. Karena itu ia mendorong penyelenggara pemilu dan stakeholder terkait lebih […]

  • Sufmi Dasco Ahmad ; DPR Bakal Kaji Putusan MK Polisi Aktif Harus Mundur atau Pensiun Dini Jika Duduki Jabatan Sipil

    Sufmi Dasco Ahmad ; DPR Bakal Kaji Putusan MK Polisi Aktif Harus Mundur atau Pensiun Dini Jika Duduki Jabatan Sipil

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM-Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia mengatakan bahwa, pihaknya akan mengkaji putusan MK Soal Polisi Aktif yang harus mundur atau pensiun jika duduki jabatan sipil. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad. “Saya baru mau pelajari, kebetulan ada Wakil Menteri Hukum. Jadi, secara jelasnya di pertimbangan dan lain-lain kita masih pelajari,” kata […]

expand_less