BNPB dan Pemkab Tanah Datar Salurkan Bantuan Rp2,8 Miliar untuk Perbaikan 126 Rumah Terdampak Bencana
- account_circle Media Sejahtera Indonesia
- calendar_month 20 jam yang lalu
- visibility 18
- comment 0 komentar
- print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
Msinews.com – Pemerintah Kabupaten Tanah Datar bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyalurkan bantuan stimulan perbaikan rumah bagi 126 kepala keluarga (KK) yang terdampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Total bantuan yang disalurkan mencapai Rp2,865 miliar.
Penyerahan bantuan tersebut dilakukan dalam kegiatan penyaluran bantuan perbaikan rumah tahap II yang berlangsung di Indojolito Batusangkar pada Selasa (4/2/2026).
Kepala BNPB Suharyanto menjelaskan bahwa bantuan stimulan diberikan kepada warga yang rumahnya mengalami kerusakan akibat bencana. Besaran bantuan disesuaikan dengan tingkat kerusakan rumah.
“Seluruh bantuan diberikan melalui proses verifikasi berjenjang. Tim gabungan terlebih dahulu memeriksa kondisi rumah warga sebelum ditetapkan kategori kerusakannya,” jelas Suharyanto.
Ia menambahkan bahwa skema bantuan dari BNPB mencakup Rp60 juta untuk rumah rusak berat, Rp30 juta untuk rumah rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rumah rusak ringan.
Di Kabupaten Tanah Datar, sebanyak 126 KK tercatat sebagai penerima bantuan. Rinciannya, 61 KK menerima bantuan untuk kategori rumah rusak ringan, sementara 65 KK lainnya menerima bantuan untuk rumah rusak sedang.
Bupati Tanah Datar Eka Putra menyebutkan penyaluran bantuan tersebut merupakan hasil sinergi antara pemerintah daerah, BNPB, dan berbagai pihak dalam mempercepat pemulihan pascabencana.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat melaksanakan penyerahan bantuan rumah rusak sedang dan ringan di Kabupaten Tanah Datar. Ini merupakan hasil kerja bersama dan sinergitas kita dalam penanganan pascabencana,” ungkap Eka Putra.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada BNPB yang terus mendampingi pemerintah daerah dalam proses pendataan, penginputan, hingga validasi data warga terdampak bencana.
Selain itu, Eka Putra mengimbau masyarakat penerima bantuan agar memanfaatkan dana tersebut sesuai peruntukannya untuk memperbaiki rumah yang rusak.
“Kami berharap bantuan ini digunakan sebaik-baiknya agar rumah yang rusak dapat segera diperbaiki sehingga kembali layak dan aman untuk ditempati,” ujarnya.
Penyaluran bantuan dilakukan melalui transfer perbankan langsung ke rekening masing-masing penerima. Skema ini diterapkan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas, sekaligus mempercepat proses pemulihan masyarakat pascabencana di wilayah tersebut.*
Penulis Media Sejahtera Indonesia
Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Saat ini belum ada komentar