Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Olahraga » Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

Benarkah, Kekalahan Timnas Indonesia  dari Australia Karena Kurang Gizi

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 6 Apr 2025
  • visibility 17
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

MSINEWS.COM,Jakarta– Asupan gizi yang optimal merupakan hal mendasar untuk menunjang penampilan seorang atlet saat latihan dan bertanding serta pola makan yang sehat dan bergizi. Lalu apa hubungannya Timnas Indonesia denagn Gizi.

Ya, tentu saja ada hubungannya, sebab jika seorang atlet sepak bola misalnya, kurang asupan gizi,maka hal tersebut akan berdampak saat menghadapi pertandingan jika mengalami kurang gizi.

Topik gizi pun muncul setelah Timnas Indonesia menghadapi timnas Australia dalam laga pertama ketikan ditangani pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert pada laga Australia vs Indonesia, Kamis 20 Maret 2025. Anak buah Patrick Kluivert dijamu 5-1 dari tim Australia.

Laga Australia vs Indonesia pada pertandingan ketujuh Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia berakhir dengan kemenangan telak 5-1 untuk Socceroos.

Timnas-Indonesia-vs-Australia.FOTO;ISTIMEWA

Australia mencetak gol lewat Martin Boyle, Nishan Velupillay, serta dua gol dari Jackson Irvine, dan Lewis Miller. Indonesia mendapatkan gol penghiburan lewat aksi Ole Romeny.

Merespon kekalahan tersebut, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menilai soal faktor penyebab performa buruk Timnas Indonesia yang kerap kesulitan meraih kemenangan dalam laga-laga internasional.

Menurutnya, masalah gizi menjadi salah satu penyebab utama yang mempengaruhi stamina dan daya tahan pemain, yang membuat mereka kesulitan bertahan selama pertandingan.

“Jangan heran kalau PSSI sulit menang karena main 90 menit berat. Kenapa? Karena gizinya tidak bagus dan banyak pemain bola lahir dari kampung,” kata Dadan dalam sebuah acara di Pendopo Kementerian Pekerjaan Umum, Jakarta, pada Minggu (23/3/2025).

Kepala Badan Gizi Nasional itu menyatakan bahwa masalah asupan gizi yang tidak memadai sejak usia dini berpengaruh terhadap performa atlet, termasuk pemain sepak bola Indonesia.

”Meskipun kualitas pemain Indonesia terus berkembang, kekurangan gizi sejak kecil tetap menjadi tantangan besar yang mempengaruhi daya tahan mereka dalam pertandingan panjang,” kata Dadan.

Pandangan Dadan ini langsung mendapat tanggapan dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani.

Lalu Hadrian Irfani, dalam keterangan tertulis yang diterima awak media Minggu (23/3/2025), menilai bahwa pernyataan Dadan terlalu berlebihan dan tidak tepat sasaran.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana/Istimewa

“Jangan terlalu lebay menyangkutpautkan PSSI dengan makanan bergizi. Kepala BGN seharusnya lebih fokus pada tugasnya di bidang gizi masyarakat, bukan mengomentari hal yang tidak berhubungan langsung dengan pekerjaannya,” kata Lalu.

Dirinya mengingatkan bahwa Dadan sebaiknya fokus pada penyelesaian program Makan Bergizi Gratis (MBG), yang masih menghadapi banyak kendala, seperti kualitas dan distribusi makanan bergizi di berbagai daerah.

“Kurang pas statement tersebut. Sebaiknya Kepala BGN fokus saja pada suksesnya program MBG, jangan buat gimmick statement,” imbuhnya.

Lalu Hadrian Irfani mengingatkan agar Dadan tetap memprioritaskan pelaksanaan program yang dijalankan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto. *

Editor ; Tim Redaksi/DM. 

 

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • McDonald’s Gugat BDS Malaysia, Tuntut Ganti Rugi 6 Juta Ringgit

    McDonald’s Gugat BDS Malaysia, Tuntut Ganti Rugi 6 Juta Ringgit

    • calendar_month Senin, 1 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – McDonald’s Malaysia mengajukan gugatan ganti rugi senilai 6 juta ringgit (sekitar US$1,31 juta atau Rp 20,1 miliar) terhadap gerakan Boycott, Divestment, Sanction (BDS) Malaysia. Gerakan tersebut dituduh menyebarkan pernyataan palsu dan memfitnah di media sosial, mengaitkan restoran cepat saji tersebut dengan Israel. Baca juga : Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sumedang, Puluhan Rumah […]

  • Perbandingan Prabowo

    Perbandingan Prabowo Tanya Warga Potianak, ‘Penting Makan Atau Internet?’

    • calendar_month Sabtu, 20 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 16
    • 0Komentar

    Pontianak, MSINews.com – Calon Presiden nomor urut 02, memperbandingkan Prabowo Subianto, program makan siang gratis dengan program Capres nomor urut 03, Ganjar Pranowo, terkait internet cepat gratis. Dalam acara konsolidasi di Pontianak pada Sabtu (20/1/2024). Prabowo menanyakan kepada para pendukungnya, “Apakah lebih penting makan atau internet?” Baca juga : Warga Gunung Sugih Lamteng Geram, Oknum […]

  • Optimis, Hj.Novita Hardini akan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Seni di Indonesia di Senayan 

    Optimis, Hj.Novita Hardini akan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Seni di Indonesia di Senayan 

    • calendar_month Selasa, 1 Okt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Hj. Novita Hardini Mochamad, S.E., M.E., anggota DPR RI terpilih dari Fraksi PDI-Perjuangan, Dapil Jawa Timur VII optimis dirinya akan memperjuangkan aspirasi masyarakat sebagaimana peran dan tugasnya sebagai seorang Legislatif di DPR Pusat. Berangkat dari Seni Peran, Novita berkomitmen memperjuangkan apa yang dititipkan konstituennya. “Sebagai perempuan, saya merasakan campur aduk menjelang hari ini. Ada ketakutan […]

  • Mensos sebut, kemiskinan bukan soal angka,tapi tantangan peradaban

    Mensos sebut, kemiskinan bukan soal angka,tapi tantangan peradaban

    • calendar_month Selasa, 29 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 19
    • 0Komentar

    BANDUNG,MSINEWS.COM-Menteri Sosial Republik Indonesia Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menegaskan bahwa kemiskinan bukan sekadar soal angka dan ekonomi, kemiskinan adalah tantangan peradaban. “Kemiskinan bukan sekadar masalah angka juga bukan sekadar ekonomi. Kemiskinan adalah tantangan peradaban. Mengatasi kemiskinan berarti menyelamatkan masa depan bangsa, memperkuat fondasi keadilan sosial, dan menunaikan amanah konstitusi,” kata Gus Ipul saat menjadi pembicara […]

  • Berikut Pesan dan Impian Hilman Hakim di Momen HUT RI Ke-78 yang Jatuh pada Kamis

    Berikut Pesan dan Impian Hilman Hakim di Momen HUT RI Ke-78 yang Jatuh pada Kamis

    • calendar_month Kamis, 17 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta, Infomsi–Indonesia merayakan HUT ke-78 jatuh pada hari Kamis tanggal 17 Agustus 2023. Kemerdekaan Indonesia yang dirayakan setiap tahunnya tentu memiliki renungan makna yang sangat mendalam bagi masyarakat Indonesia, salah satunya mengingat perjuangan dan pengorbanan yang dilakukan oleh para pahlawan. Sebagai negara yang sudah merdeka, tentu terdapat rangkaian cerita yang panjang hingga Indonesia dapat memproklamirkan […]

  • Taman Miniatur Sriwijaya, REVITALISASI DAN REAKTUALISASI

    Taman Miniatur Sriwijaya, REVITALISASI DAN REAKTUALISASI

    • calendar_month Sabtu, 8 Jun 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 23
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. A. Erwan Suryanegara, M.Sn. Penggiat Kebudayaan “Ombai Akas sikam kok haga mulang, mouli maranai haga rincak-rincakan.” Mengutif satu lirik dari Lagu Daerah di Sumatra Selatan, yang artinya lebih-kurang: Nenek Kakek kami sudah akan pulang, gadis dan bujang akan berpesta. Sebagai pembuka untuk membicarakan GAGASAN KEBUDAYAAN…ini paradigmanya harus investasi bukan BEP, ya mega proyek, butuh minimal lahan awal […]

expand_less