Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira: Banyak Optimisme dari Presiden, Tapi Realisasinya Harus Diperhatikan

Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira: Banyak Optimisme dari Presiden, Tapi Realisasinya Harus Diperhatikan

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Kamis, 21 Agt 2025
  • visibility 6
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com– Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Andreas Hugo Pareira, menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara visi besar Presiden dengan realitas implementasi di lapangan.

Hal itu disampaikan dalam diskusi Konstitusi dan Demokrasi Indonesia di Kompleks Parlemen Senayan Jakarta, Rabu (20/8/2025), menyikapi pidato Presiden dalam Sidang Tahunan MPR.

Andreas mengungkapkan, pihaknya baru saja menyelesaikan pembahasan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN), yang merupakan amanat dari MPR periode sebelumnya.

Dokumen tersebut kini telah diserahkan kepada pimpinan MPR dan akan dibahas lebih lanjut, termasuk bentuk hukumnya.

“Kalau mau dikembalikan ke sistem ketatanegaraan, opsi hukumnya bisa melalui amandemen UUD, TAP MPR, atau undang-undang. Tapi masing-masing opsi punya risiko dan pertimbangan tersendiri,” jelas Andreas.

Menurutnya, kehadiran kembali PPHN dibutuhkan agar arah pembangunan nasional tidak berganti setiap kali ganti presiden. Ia mencontohkan di masa lalu, Indonesia memiliki haluan negara seperti GBHN dan PPNPS yang menjadi panduan jangka panjang pembangunan.

Terkait pidato Presiden Prabowo, Andreas menilai banyak poin yang patut diapresiasi. Salah satunya komitmen Presiden untuk menjaga agar kekayaan sumber daya alam tidak terus mengalir ke luar negeri tanpa memberi nilai tambah di dalam negeri.

“Pak Presiden menyoroti agar kekayaan kita jangan hanya diekspor dalam bentuk mentah, lalu uangnya disimpan di luar negeri. Ini satu poin penting yang perlu ditindaklanjuti dengan kebijakan nyata,” katanya.

Namun Andreas juga mengingatkan, sejumlah target ambisius pemerintah harus bisa dicapai secara realistis, bukan hanya menjadi wacana. Ia mencontohkan anggaran ketahanan pangan sebesar Rp164,4 triliun untuk tahun 2026, yang dinilai belum cukup kuat untuk menjawab keluhan masyarakat soal tingginya harga beras di lapangan.

“Kita dengar ada surplus 4 juta ton beras, tapi di lapangan harga tetap mahal. Artinya ada ironi antara data optimis di atas dan realitas di bawah,” ungkapnya.

Selain itu, program makan bergizi gratis untuk 82,9 juta siswa yang direncanakan tahun depan juga mendapat perhatian. Andreas menyebut program ini baik, namun pelaksanaannya harus diperhitungkan dengan cermat agar tepat sasaran.

Ia juga menyoroti pentingnya kepastian hukum bagi investor. Menurutnya, janji pembangunan akan sulit tercapai jika iklim investasi tidak ditopang dengan jaminan hukum yang kuat dan stabil.

“Banyak pengusaha, terutama dari luar negeri, menunggu kepastian hukum sebelum menanamkan modalnya. Kalau ini tidak dibenahi, akan menjadi hambatan besar bagi target-target pembangunan,” ujarnya.

Andreas mengingatkan bahwa Presiden tidak bisa bekerja sendiri. Para pembantu Presiden di kementerian dan lembaga harus mampu menerjemahkan visi besar itu ke dalam tindakan nyata.

“Jangan sampai Presiden bicara hal-hal yang baik saja, tapi para pembantunya tidak mampu mengeksekusi. Kita tidak ingin pidato yang bagus hanya menjadi pajangan,” tegasnya.

Ia menambahkan, masyarakat kini semakin kritis dan sensitif terhadap ketidaksesuaian antara janji dan kenyataan. Ia berharap ke depan, proses transisi dan pelaksanaan program-program prioritas bisa berjalan lebih baik dan tepat sasaran.

“Kami di MPR juga akan terus melakukan pengawasan dan menyerap aspirasi dari bawah. Karena faktanya, keluhan masyarakat masih cukup banyak soal kondisi ekonomi dan kesejahteraan,” ujar Andreas. DL.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekjend PKS,Aboe Bakar : Arahan Presiden Sudah Clear, Harus Dilanjutkan Dengan Implementasi Lapangan

    Sekjend PKS,Aboe Bakar : Arahan Presiden Sudah Clear, Harus Dilanjutkan Dengan Implementasi Lapangan

    • calendar_month Minggu, 2 Feb 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta msinews.co– Sekretaris Jenderal DPP PKS, Habib Aboe Bakar Alhabsyi, menyambut positif arahan yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Pimpinan TNI Polri Tahun 2025. Habib Aboe Bakar menilai pesan dari Presiden Prabowo sudah sangat jelas dan harus segera ditindaklanjuti oleh institusi TNI dan Polri. “Pesan dari Presiden Prabowo sudah sangat clear. Institusi TNI […]

  • KPU RI Akan Lakukan Uji Publik Terhadap 3 Rancangan Peraturan Pemilu

    KPU RI Akan Lakukan Uji Publik Terhadap 3 Rancangan Peraturan Pemilu

    • calendar_month Senin, 4 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta,Infomsi.org-Komisi Pemilihan Umum (KPU) RU akan melakukan kegiatan Uji Publik terhadap tiga Rancangan Peraturan KPU. Adapun, ketiga Rancangan tersebut adalah : Pertama, Rancangan PKPU tentang Perubahan atas Peraturan KPU Nomor 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum Kedua, Rancangan PKPU tentang Pencalonan Peserta Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden. Ketiga, Rancangan PKPU tentang Pemungutan dan […]

  • Presiden Laskar Santri AMIN

    Presiden Laskar Santri, Klaim Dapatkan Dukungan dari Kiai NU

    • calendar_month Senin, 18 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 9
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden Laskar Santri AMIN Indonesia, Abdul Salam, menyatakan telah mendapatkan dukungan minimal 60 persen dari warga Nahdlatul Ulama (NU) di seluruh Indonesia untuk memenangkan calon presiden dan wakil presiden Anies-Muhaimin (AMIN) pada Pemilihan Presiden 2024. Presiden Laskar Santri, Abdul Salam mengungkapkan, dukungan dari para alim ulama atau kiai NU telah merata di […]

  • TNI AD dan TWP AD Groundbreaking Pembangunan Ribuan Rumah Non-Dinas Prajurit dan PNS

    TNI AD dan TWP AD Groundbreaking Pembangunan Ribuan Rumah Non-Dinas Prajurit dan PNS

    • calendar_month Senin, 10 Mar 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 7
    • 0Komentar

    MSINEWS.COM– TNI Angkatan Darat (TNI AD) bekerja sama dengan Badan Pengelola Tabungan Wajib Perumahan (BP TWP) TNI AD, melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking)(groundbreaking), pembangunan ribuan unit  rumah non-dinas bagi prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AD di Kabupaten Serang, Banten, Minggu (9/3/2025). Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya TNI AD meningkatkan kesejahteraan prajurit dan […]

  • Kemerdekaan Bagi Disabilitas, Kemensos Beri Kursi Roda Adaptif Untuk Penderita Cerebral Palsy

    Kemerdekaan Bagi Disabilitas, Kemensos Beri Kursi Roda Adaptif Untuk Penderita Cerebral Palsy

    • calendar_month Senin, 21 Agt 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Jakarta, InfomsNews–Semarak perayaan kemerdekaan masih terasa di beberapa daerah, meski momen hari kemerdekaan telah berlalu pada 17 Agustus lalu. Salah satunya, tampak dari UPT Kementerian Sosial yakni Sentra “Paramita” di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB). Perayaan momen hari kemerdekaan oleh Sentra Paramita tidak sekedar melepas euforia. Peringatan itu dilakukan dengan kegiatan bermakna bagi penyandang disabilitas. […]

  • Airlangga Sebut Kenaikan Tarif PPN Dilanjutkan  Masa Pemerintahan Berikutnya

    Airlangga Sebut Kenaikan Tarif PPN Dilanjutkan Masa Pemerintahan Berikutnya

    • calendar_month Sabtu, 9 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 5
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto memberikan kepastian bahwa kebijakan yang telah ditetapkan selama pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan tetap dilanjutkan oleh presiden selanjutnya. Salah satu kebijakan yang akan dipertahankan adalah kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) menjadi 12% pada tahun 2025. Kebijakan kenaikan tarif PPN ini telah diberlakukan sejak tahun […]

expand_less