Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

Debat Pilgub Sumsel, Pengamat : Eddy Leading, Deru dan Mawardi Terlihat Pusing

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Senin, 4 Nov 2024
  • visibility 115
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Palembang,msinews.com-Pilkada serentak 2024 tinggal menghitung hari. Tanggal 27 bulan ini (Noember) 2024 rakyat Indonesia akan memilih calon Kepala Daerah masing-masing sebagai Gubernur-Wakil Gubernur,Bupati-Wakil Bupati dan Wali Kota-Wakil Wali Kota di seluruh negeri ini.

Kompetensi Debat para calon pilkada serentak pun telah dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Ummum (KPU) di daerah masing-masing. Para paslon telah memperlihatkan aura keterpilihan mereka oleh masyarakat terutama masing-masing pendukung. Dalam penyampaian materi debat masing terlihat ada calon yang membacakan program-program visi,misi dan tujuan mereka untuk menjadi kepala daerah dan wakil kepala daerah. Namun ada yang benar-benar mempersiapkan dengan matang tentang visi,misi nya bila terpilih untuk 5 tahun memimpin dan mmengelola potensi sumber daya daerahnya masing-masing.

Debat Pilgub Sumsel

Pengamat politik Sumatera Selatan, Bagindo Togar Butar Butar angkat bicara soal hasil dabat tiga paslon Calon Gubernur (Cagub) Sumsel 2024.

Dalam debat perdana yang dihelat KPU Sumatera Selatan itu, ia memprediksi akan mempengaruhi hasil survei yang dilakukan lembaga di bumi Sriwijaya. Menurutnya, persentase elektabilitas dipastikan akan bergeser jika mengacu pada hasil debat yang digelar Senin (28/10/2024).

“Jelas sangat memengaruhi, karena masih ada sekitar 20 persen swing voters atau undecided voters yang merupakan kelompok pemilih rasional di wilayah Sumsel. Sehingga, debat publik akan menjadi preferensi para pemilih tersebut dalam menentukan cagubnya,” kata Togar, dilansir detiksumbagsel, Kamis (31/10/2024).

Debat yang mempertemukan tiga calon gubernur (Cagub), yakni Herman Deru, Eddy Santana Putra, dan Mawardi Yahya, Bagindo Togar Cagub nomor urut 2 lebih unggul secara objektif dari Paslon lain. Khususnya saat sesi tanya jawab antar Cagub.

Bagindo Togar menilai, Eddy Santana Putra yang pernah menjabat Wali Kota Palembang selama dua (2 )periode yakni 2003-2013 itu lebih cerdas dalam menyampaikan pernyataan dan menjawab pertanyaan.

“Secara objektif dalam debat pertama, Eddy secara riil unggul tapi dalam forum debat ini tidak serta merta menjamin Eddy menang Pilkada,” katanya.

Dia menyebut dalam debat itu terlihat kompetensi dan kualitas dari para Cagub. Termasuk kerja kepala daerah sebelumnya, yakni Herman Deru-Mawardi Yahya yang merupakan Gubernur/Wakil Gubernur periode 2018-2023. Pasangan kepala daerah tersebut dinilainya kesulitan menjawab pertanyaan.

“Eddy leading. Deru dan Mawardi terlihat pusing,” kata pengamat

Meski demikian, jika secara umum debat kemarin terkesan normatif dan tidak menyentuh pokok permasalahan. Serangan-serangan masih dianggap batas wajar.

Sementara itu, pengamat Politik Sumsel Haekal Al Haffafah menyebut jika debat pertama akan mempengaruhi tingkat elektabilitas Paslon Pilkada. Memang, jumlahnya tidak besar, tapi akan ada migrasi dukungan.

“Jika bicara dalam konteks debat kemarin, kita sebetulnya bicara dalam kategori pemilih intelektual pergeseran itu tak akan jauh. Tapi cukup memengaruhi migrasi dukungan,” ujarnya.

Terkait dominasi survei oleh Herman Deru yang elektabilitasnya tinggi, dia menyebut jika variabelnya adalah potret survei.

“Yang mesti diingat, banyak studi kasus beberapa Pilkada justru dimenangkan kandidat yang tidak dimenangkan lembaga survei. Variabelnya mesin partai, relawan, infrastruktur birokrasi, termasuk kerja-kerja tim untuk dapatkan dukungan pemilih transaksional. Semua kerja itu sering kali tidak terjangkau oleh lembaga survei,” jelasnya.

Mash kata Haekal, ada tiga model pemilih dalam dinamika kepemiluan. Pertama, pemilih emosional, seperti circle keluarga, paguyuban, hobi, komunitas, primodial daerah, parpol dan lain-lain.

“Pertama, pemilih ini adalah basis awal kandidat yang menjadi modal awal dan potensi basis. Pemilih ini relatif terjaga,” urainya.

Kedua, pemilih intelektual yang merupakan kelompok terdidik yang rata-rata dibangun dengan program, visi dan gagasan. Pemilih ini tidak banyak.

“Nah bicara soal debat KPU, variabel pemilih intelektual ini yang berkemungkinan akan bergeser dan beralih dukungan, termasuk ruang-ruang undecided voters juga swing voters. Terakhir adalah pemilih transaksional, pemilih ini memilih di H-14 sampai H-1, yang ruangnya lumayan tinggi di kisaran 10-20 persen,” kata dia. ** Biro msines.com Sumsel-Babel.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolres ungkap Pengeroyokan Pelajar, ‘Medsos Picu Peristiwa’

    Kapolres ungkap Pengeroyokan Pelajar, ‘Medsos Picu Peristiwa’

    • calendar_month Kamis, 25 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 135
    • 0Komentar

    Kalianda, MSINews.com – Kapolres Lampung Selatan (Lamsel), AKBP Yusriandi Yusrin, mengungkapkan bahwa pihaknya secara sengaja melibatkan berbagai instansi dan masyarakat dalam menanggapi peristiwa pidana pengeroyokan yang mencuri perhatian . “Di Lampung Selatan, terkadang gesekan antara pelajar dan pemuda berawal dari saling posting dan tantangan di media sosial. Kejadian ini berujung pada tragedi pengeroyokan dengan konsekuensi […]

  • Mahfud MD Tak Tahu Soal Sri Mulyani Akan Mengunduran Diri, Ada Apa?

    Mahfud MD Tak Tahu Soal Sri Mulyani Akan Mengunduran Diri, Ada Apa?

    • calendar_month Kamis, 18 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mengungkapkan ketidaktahuannya terkait rencana pengunduran diri Menteri Keuangan Sri Mulyani dari Kabinet Indonesia Maju. Mahfud menyatakan bahwa ia tidak pernah membahas hal ini dengan Menkeu. “Gak tau saya. Saya gak tau. Gak pernah bicara begitu dengan bu Sri Mulyani,” ujar Mahfud di Kompleks […]

  • Soal Motor Berlogo BGN, Kepala BGN: Pengadaan Masuk Anggaran 2025 dan Belum Dibagikan

    Soal Motor Berlogo BGN, Kepala BGN: Pengadaan Masuk Anggaran 2025 dan Belum Dibagikan

    • calendar_month Selasa, 7 Apr 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 189
    • 0Komentar

      Msinews.com – Video yang menampilkan sejumlah sepeda motor berlogo Badan Gizi Nasional (BGN) viral di media sosial dan memicu beragam spekulasi di tengah masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Kepala BGN, Dadan Hindayana, menjelaskan bahwa pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari perencanaan anggaran tahun 2025 yang lalu dan ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis […]

  • Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Permanen

    Satgas PRR Dorong Sinkronisasi Pusat dan Daerah untuk Percepat Pemulihan Permanen

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Ketua Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian mendorong pemerintah daerah di Provinsi Aceh untuk menyinkronkan seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi permanen agar dapat mengambil peran dalam pemulihan permanen pada sektor-sektor yang belum ditangani kementerian/lembaga (K/L) melalui Rencana Induk (Renduk) Pascabencana Sumatera. Tito menekankan Renduk merupakan acuan utama pemulihan […]

  • Budi Arie Berharap Koperasi Merah Putih dapat Mengentaskan Kemiskinan di Desa

    Budi Arie Berharap Koperasi Merah Putih dapat Mengentaskan Kemiskinan di Desa

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 123
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Menteri Koperasi Budi Arie Berharap penerapan Koperasi Merah Putih (KMP) program Presiden Prabowo Subianto dapat memajukan Desa dan mengentaskan kemiskinan ekstrem di seluruh Indonesia. Menurut Budi Arie, penerapan program Koperasi Merah Putih (KMP) selain untuk memajukan Desa dengan adanya program Koperasi tersebut, bisa mensejahterakan. “Kita berharap karena tujuan mulia dari pembentukan Koperasi Merah Putih […]

  • Soal Jalur Ditutup, di Taman Kencana, RW14 Tegal Alur Kembali Berulah

    Soal Jalur Ditutup, di Taman Kencana, RW14 Tegal Alur Kembali Berulah

    • calendar_month Sabtu, 16 Sep 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 118
    • 0Komentar

    Jakarta, Persoalan akses pintu masuk jalur alternatif untuk warga di lokasi Perumahan Taman Kencana, Kelurahan Tegal Alur, Kecamatan Kalideres, Jakarta Barat masih menuai polemik. Pasalnya ketua RW14 Tegal Alur Iwan, diduga masih berselih paham dengan warganya sendiri buntut protes agar gerbang dibuka dijadikan kembali jalan alternatif seperti bisanya. Dari pantauan liputan kami sebelumnya di Perumahan […]

expand_less