Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
  • visibility 14
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews. com – Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), yang dipimpin oleh Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang tersebut adalah memberikan keterangan sebagaimana adanya.

Menurut Yusril, kehadiran keempat menteri tersebut bukanlah untuk menafsirkan atau membenarkan apa yang dikemukakan oleh kedua pemohon, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Kesaksian para menteri tersebut, yang mencakup informasi terkait dengan dana perlindungan sosial dan bantuan sosial dalam APBN tahun 2023-2024, dianggap sebagai penjelasan yang jelas dan faktual.

Baca Juga : Markas Polda Lampung Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Masih Selidiki Kejadian

“Kami telah membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti surat, saksi, dan ahli ke persidangan,” ujar Yusril kepada wartawan.

Yusril juga menyoroti bahwa tudingan kecurangan yang dilayangkan kedua pemohon terutama menargetkan Presiden Jokowi, meskipun Jokowi bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam perkara tersebut.

Pihak Prabowo-Gibran menegaskan bahwa mereka telah membantah tudingan tersebut dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Selain itu, mereka tidak meminta MK untuk menghadirkan para menteri terkait perlinsos dan bansos, namun pihak lawan yang meminta hal tersebut.

Kesaksian keempat menteri tersebut, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, dianggap memberikan penjelasan yang rinci terkait dengan bansos dan perlinsos yang disalurkan oleh pemerintah.

Yusril menambahkan bahwa kesaksian para menteri tersebut telah membantah tudingan yang dilayangkan oleh kedua pemohon, dan tidak ada celah sedikitpun yang bisa membuktikan adanya kecurangan yang disengaja dalam penyaluran bansos.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Segera Limpahkan Berkas Tersangka Budi ke Kejati DKI Jakarta Pasca Lebaran

“Dengan penjelasan yang mereka berikan, tidak ada ruang untuk membuktikan adanya kecurangan yang disengaja, seperti yang dituduhkan oleh kedua pemohon,” ujar Yusril.

Yusril juga menyoroti bahwa kesaksian para menteri tersebut justru menjadi bumerang bagi kedua pemohon, karena telah membantah tudingan mereka sendiri. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa permintaan untuk menghadirkan para menteri tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan oleh kubu Anies dan Ganjar.

Dalam kesimpulan, Yusril menegaskan bahwa kesaksian para menteri tersebut tidak menguntungkan kedua pemohon dan justru membantah tudingan mereka sendiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa pengamatannya terhadap arah kesaksian para menteri tersebut lebih akurat dibandingkan dengan pihak lawan.

Penyaluran Bansos Dilakukan Secara Transparan dan Tidak Dalam Bentuk Sembako

Para menteri yang memberikan kesaksian dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK juga menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak dalam bentuk sembako. Menurut mereka, bansos disalurkan dengan cara yang jelas dan terstruktur, melalui transfer bank ke rekening penerima atau melalui kantor pos.

Menurut Mensos Tri Rismaharini, tidak ada bansos yang disalurkan dalam bentuk sembako. Hal ini menguatkan argumen bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak ada penyalahgunaan dalam proses tersebut.

Kubu Prabowo-Gibran Siap Membantah Tudingan Kecurangan dengan Bukti yang Kuat

Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK menegaskan kesiapan mereka untuk membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dianggap sebagai penguat dalam membantah tudingan tersebut. (Ror).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • ICMI Orwil Jerman Siap Jadi Agen Dakwah Islam Rahmatan Lil’alamin di Eropa

    ICMI Orwil Jerman Siap Jadi Agen Dakwah Islam Rahmatan Lil’alamin di Eropa

    • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 17
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Ketua Orwil Jerman, Prof. Dr. Ing Hendro Wicaksono ,mengatakan bahwa Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Organisasi Wilayah Jerman  siap untuk menjadi agen pendakwah Islam Rahmatan Lil’Alamin khususnya di kawasan Eropa khususnya di Negara Jerman, sehingga identitas Islam tak selalu identik dengan Timur Tengah. “Selama ini di Jerman khususnya, Islam itu selalu identik dengan Timur […]

  • DPD RI : Pasal Penyediaan Kontrasepsi untuk Anak Sekolah Dianggap Menyimpang, PP 28/2024 Harus Direvisi

    DPD RI : Pasal Penyediaan Kontrasepsi untuk Anak Sekolah Dianggap Menyimpang, PP 28/2024 Harus Direvisi

    • calendar_month Rabu, 7 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 21
    • 0Komentar

    Jalarta,msinews.com– Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. mengkritik pemerintah yang tidak jeli dan cenderung menyimpang dalam membuat peraturan. Adapun kritikan tersebut berkaitan dengan kebijakan pemerintah terkait Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2024 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang No. 17 tahun 2023 tentang Kesehatan, menuai kontroversi. Di antaranya karena PP tersebut dianggap […]

  • Sidang Parlemen Dunia di Swis, Israel Diminta Hentikan Genosida di Palestina

    Sidang Parlemen Dunia di Swis, Israel Diminta Hentikan Genosida di Palestina

    • calendar_month Senin, 25 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 18
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Ketua Badan Kerja Sama Antar-Parlemen (BKSAP) DPR RI Fadli Zon, mengatakan, tindakan barbar Israel yang terus menerus menggempur sejumlah fasilitas umum dan pembunuhan terhadap masyarakat sipil telah mencederai prinsip-prinsip kemanusiaan. “Perusakan fasilitas umum seperti rumah sakit, kamp pengungsian, dan membunuh masyarakat sipil yang tengah menanti bantuan kemanusiaan di tengah bulan Ramadean adalah tindakan biadab yang […]

  • IKSPI Kera Sakti Palembang Rayakan Milad ke-33 dengan Semangat Kebersamaan

    IKSPI Kera Sakti Palembang Rayakan Milad ke-33 dengan Semangat Kebersamaan

    • calendar_month Minggu, 26 Jan 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 26
    • 0Komentar

    Palembang, msinews.com –  Perguruan Silat IKSPI Kera Sakti merayakan tonggak bersejarah 33 tahun eksistensinya, menunjukkan komitmen kuat untuk melestarikan seni bela diri Indonesia. Perayaan ini digelar oleh cabang Palembang di sekretariat mereka di Jalan Trisukses Mandi Api Km 5. Meski sederhana, acara tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Rangkaian acara dimulai dengan jalan santai […]

  • Bareskrim Polri: Kendala Belum Ditangkapnya Bos Narkoba, Ada Gengster Bekup

    Bareskrim Polri: Kendala Belum Ditangkapnya Bos Narkoba, Ada Gengster Bekup

    • calendar_month Sabtu, 30 Des 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 20
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Bareskrim Polri, dalam konferensi pers pada Jumat (29/12/2023), mengungkap kendala dalam upaya penangkapan Fredy Pratama, bos sindikat narkoba jaringan internasional yang hingga kini masih berstatus buron. Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Mukti Juharsa, menjelaskan bahwa Fredy Pratama dilindungi oleh gengster karena orangtuanya terlibat dalam sindikat narkoba di Thailand. Baca juga […]

  • Ini Tiga Opsi Atasi PPDB di Tahunn Ajaran Baru dari Komsi X DPR 

    Ini Tiga Opsi Atasi PPDB di Tahunn Ajaran Baru dari Komsi X DPR 

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 15
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf Macan, menyampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf pun memberikan masukan perubahan mendasar untuk mengatasi persoalan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)setiap tahgunnya. Ia menawarkan tiga opsi untuk mengatasi persoalan peserta didik baru bagi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) untuk mengatasi persoalan PPDB. “Tujuh […]

expand_less