Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » MSI NEWS » Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

Yusril Bantah Tudingan Kecurangan di Sidang Sengketa Pilpres 2024

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Minggu, 7 Apr 2024
  • visibility 96
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews. com – Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam sidang sengketa hasil Pilpres 2024 di Mahkamah Konstitusi (MK), yang dipimpin oleh Ketua Tim Hukum Prabowo-Gibran, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dalam sidang tersebut adalah memberikan keterangan sebagaimana adanya.

Menurut Yusril, kehadiran keempat menteri tersebut bukanlah untuk menafsirkan atau membenarkan apa yang dikemukakan oleh kedua pemohon, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Kesaksian para menteri tersebut, yang mencakup informasi terkait dengan dana perlindungan sosial dan bantuan sosial dalam APBN tahun 2023-2024, dianggap sebagai penjelasan yang jelas dan faktual.

Baca Juga : Markas Polda Lampung Ditembak Orang Tak Dikenal, Polisi Masih Selidiki Kejadian

“Kami telah membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti surat, saksi, dan ahli ke persidangan,” ujar Yusril kepada wartawan.

Yusril juga menyoroti bahwa tudingan kecurangan yang dilayangkan kedua pemohon terutama menargetkan Presiden Jokowi, meskipun Jokowi bukan merupakan pihak yang terlibat langsung dalam perkara tersebut.

Pihak Prabowo-Gibran menegaskan bahwa mereka telah membantah tudingan tersebut dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Selain itu, mereka tidak meminta MK untuk menghadirkan para menteri terkait perlinsos dan bansos, namun pihak lawan yang meminta hal tersebut.

Kesaksian keempat menteri tersebut, yakni Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Sri Mulyani, dan Menteri Sosial Tri Rismaharini, dianggap memberikan penjelasan yang rinci terkait dengan bansos dan perlinsos yang disalurkan oleh pemerintah.

Yusril menambahkan bahwa kesaksian para menteri tersebut telah membantah tudingan yang dilayangkan oleh kedua pemohon, dan tidak ada celah sedikitpun yang bisa membuktikan adanya kecurangan yang disengaja dalam penyaluran bansos.

Baca Juga : Polda Metro Jaya Segera Limpahkan Berkas Tersangka Budi ke Kejati DKI Jakarta Pasca Lebaran

“Dengan penjelasan yang mereka berikan, tidak ada ruang untuk membuktikan adanya kecurangan yang disengaja, seperti yang dituduhkan oleh kedua pemohon,” ujar Yusril.

Yusril juga menyoroti bahwa kesaksian para menteri tersebut justru menjadi bumerang bagi kedua pemohon, karena telah membantah tudingan mereka sendiri. Menurutnya, hal ini menunjukkan bahwa permintaan untuk menghadirkan para menteri tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan oleh kubu Anies dan Ganjar.

Dalam kesimpulan, Yusril menegaskan bahwa kesaksian para menteri tersebut tidak menguntungkan kedua pemohon dan justru membantah tudingan mereka sendiri. Hal ini juga menunjukkan bahwa pengamatannya terhadap arah kesaksian para menteri tersebut lebih akurat dibandingkan dengan pihak lawan.

Penyaluran Bansos Dilakukan Secara Transparan dan Tidak Dalam Bentuk Sembako

Para menteri yang memberikan kesaksian dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK juga menjelaskan bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak dalam bentuk sembako. Menurut mereka, bansos disalurkan dengan cara yang jelas dan terstruktur, melalui transfer bank ke rekening penerima atau melalui kantor pos.

Menurut Mensos Tri Rismaharini, tidak ada bansos yang disalurkan dalam bentuk sembako. Hal ini menguatkan argumen bahwa penyaluran bansos dilakukan secara transparan dan tidak ada penyalahgunaan dalam proses tersebut.

Kubu Prabowo-Gibran Siap Membantah Tudingan Kecurangan dengan Bukti yang Kuat

Tim hukum yang mewakili pasangan Prabowo-Gibran dalam sidang sengketa Pilpres 2024 di MK menegaskan kesiapan mereka untuk membantah tudingan kecurangan dengan membawa bukti yang kuat ke persidangan. Kesaksian empat menteri Kabinet Indonesia Maju dianggap sebagai penguat dalam membantah tudingan tersebut. (Ror).

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Respon PKS Soal Isi Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR RI 2024

    Respon PKS Soal Isi Pidato Presiden Joko Widodo di Sidang Tahunan MPR RI 2024

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 149
    • 0Komentar

    JAKARTA,KABARDAERAH.COM-Anggota Komisi III DPR sekaligus Sekjen Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Habib Aboebakar Alhabsyi, merespon pidato Presiden Joko Widodo menjelang Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-79 dalam Sidang MPR RI Jumat (16/8/2024) di Gedung DPR Senayan. “Tadi dalam salah satu point pidato Kenegaraan, Pak Presiden menyampaikan bahwa Dengan keberagaman etnis, agama, dan budaya di Indonesia, tantangannya adalah […]

  • Nasser Al-Attiyah

    Nasser Al-Attiyah Incar Gelar Keenam di Reli Dakar 2024, Tim Baru

    • calendar_month Kamis, 4 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Pebalap asal Qatar, Nasser Al-Attiyah, mengejar gelar keenamnya dalam ajang reli tahunan Dakar yang akan digelar di Arab Saudi mulai Jumat, 5 Januari. Al-Attiyah sebelumnya meraih kemenangan pada tahun 2011 dengan Volkswagen, 2015 dengan Mini, dan kemudian bersama Toyota pada 2019, 2022, dan 2023. Tahun ini, Al-Attiyah siap menghadapi tantangan baru bersama […]

  • MAKI: Ketua KPK Main Retorika, Exsen nya Kejar Harun Masiku

    MAKI: Ketua KPK Main Retorika, Exsen nya Kejar Harun Masiku

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Koordinator MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia) Boyamin Saiman mengaku kecewa atas pernyataan Ketua KPK Firli Bahuri yang menyatakan terus melakukan pencarian dan menerbitkan surat perintah penangkapan buron Harun Masiku. Boyamin menilai pernyataan Firli dari dulu sekadar narasi atau retorika yang tidak menunjukkan hasil. Selain itu, pernyataan tersebut bisa dibaca sebagai upaya tawar-menawar […]

  • Jokowi Pemudik

    Jokowi Minta Menteri Awasi Arus Mudik Lebaran 2024, Berikan Pelayanan 193 Juta Pemudik

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 89
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) telah menginstruksikan para menteri untuk memastikan pengawasan yang ketat terhadap arus mudik dan balik Lebaran 2024. Langkah ini diambil untuk memastikan pelayanan terbaik bagi sekitar 193 juta pemudik yang diperkirakan akan bergerak pada tahun ini. Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi sangat peduli terhadap […]

  • Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

    Jelang Pilkada, Ribuan Kader dan Simpatisan PDIP di Sumabng Pamitan

    • calendar_month Sabtu, 3 Agt 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Subang,msinews.com – Menjelang Pilkada 2024,ribuan simpatisan dan kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan di Kabupaten Subang, Jawa Barat dikabarkan ramai-ramai menyatakan pamit dari partai politik  berlambang kepala banteng besutan Megawati Soekarnoputri itu. Adapun aksi pamitan tersebut diunggah dalam sebuah video you tube yang beredar di grup whtas app dan tiktok. Video tersebut memperlihatkan mantan Sekretaris DPC PDIP […]

  • Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

    Presiden Rusia Vladimir Tarik Perjanjian Uji Coba Senjata Nuklir

    • calendar_month Jumat, 3 Nov 2023
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 131
    • 0Komentar

    Moskow, MSINews.com — Presiden Rusia Vladimir Putin telah menandatangani undang-undang yang mengakhiri ratifikasi Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif CTBT. Langkah ini telah menimbulkan kemarahan dari Amerika Serikat (AS) dan organisasi yang mendukung pakta pengendalian senjata tersebut. Keputusan Presiden Rusia Vladimir, sudah diperkirakan, memperkuat ketegangan antara Rusia dan AS terkait konflik di Ukraina, mengakhiri hubungan […]

expand_less