Msinews.com – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sekaligus Ketua Umum Panitia Natal Nasional 2025, Maruarar Sirait, menegaskan bahwa distribusi bantuan sosial dalam rangkaian kegiatan Natal Nasional masih terus berlangsung dan belum seluruhnya dituntaskan.
Hal tersebut disampaikan Maruarar saat membuka Seminar Natal Nasional 2026 di Universitas Pelita Harapan (UPH), Tangerang, Selasa (3/2/2026). Kegiatan ini menjadi seminar ke-10 dari rangkaian Seminar Natal Nasional 2025 yang mengusung tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”.
Maruarar menjelaskan, rangkaian Seminar Natal Nasional tidak berakhir pada kegiatan tersebut dan masih akan berlanjut setelah seluruh bantuan sosial tersalurkan secara tepat sasaran.
“Setelah seluruh bantuan sosial terdistribusi tepat sasaran, akan ada Seminar Natal Nasional ke-11 sebagai kelanjutan rangkaian. Saat ini distribusi berbagai bantuan masih berlangsung, mencakup 1.000 paket pendidikan anak, 100 renovasi gereja, 20.000 paket sembako, pembangunan dua jembatan di Papua, donasi 30.000 Alkitab, serta dukungan bagi korban bencana di berbagai daerah,” ujar Maruarar.
Seminar tersebut menyoroti langkah-langkah konkret yang dapat dijalankan bersama untuk memperkuat ketahanan keluarga Indonesia, khususnya melalui kebijakan publik, pendidikan yang berfokus pada keluarga, serta peran lembaga pendidikan.
Kegiatan ini menghadirkan pembicara lintas sektor, antara lain Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta pendiri Yayasan Pendidikan Pelita Harapan James Riyadi.
Dalam kesempatan yang sama, Maruarar juga meninjau langsung kesiapan lima unit ambulans tambahan dari total 35 unit hasil kerja sama Panitia Natal Nasional dengan PT Astra International. Armada tersebut disiapkan untuk mendukung pelayanan kemanusiaan di berbagai daerah.
“Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung, termasuk bantuan dari lintas agama di luar Kristen dan Katolik. Kami konsisten menjalankan arahan Presiden Prabowo untuk menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui Panitia Natal Nasional,” tambah Maruarar.*

