Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Sebanyak 1,3 Juta Rekening Bansos Gagal Transfer, Kemensos Gandeng PPATK Selidiki Kendala Penyaluran

Sebanyak 1,3 Juta Rekening Bansos Gagal Transfer, Kemensos Gandeng PPATK Selidiki Kendala Penyaluran

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Jumat, 20 Jun 2025
  • visibility 205
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com – Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menghadapi kendala dalam penyaluran Bantuan Sosial (Bansos) triwulan kedua tahun 2025 ini. Tercatat, sekitar 1,3 juta data Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mengalami kegagalan transfer dana bansos.

Menyikapi hal ini, Kemensos akan menggandeng Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) untuk menelusuri akar permasalahan.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, menjelaskan bahwa penyaluran bansos triwulan kedua ini mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

“Di triwulan kedua ini, kami menyalurkan bansos berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),” kata Gus Ipul saat konferensi pers di kantor Kemensos, Salemba, Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Gus Ipul merinci, Bansos Program Keluarga Harapan (PKH) telah disalurkan kepada 80 persen atau 7.991.160 KPM. Sementara itu, bansos sembako telah tersalurkan kepada lebih dari 14 juta KPM atau 78 persen.

“Kita harapkan minggu ini tuntas, kecuali memang ada beberapa KPM yang gagal salur, yaitu sebanyak 1.323.459 KPM,” imbuhnya.

Penyebab Gagal Salur dan Langkah Tindak Lanjut

Ada beberapa kendala yang menyebabkan penyaluran bansos belum mencapai 100 persen. Kendala utama adalah rekening tidak aktif atau tidak ditemukan, serta perbedaan nama dan nomor rekening.

“Tentu kami dengan Badan Pusat Statistik (BPS) nanti akan berkoordinasi dengan Himbara menemukan rekening tidak aktif dan rekening tidak ditemukan,” jelas Gus Ipul.

Untuk mengatasi hal ini, Kemensos terus berkoordinasi intensif dengan Himbara. Jika diperlukan, Kemensos juga akan menggandeng PPATK.

“Supaya kita bisa tahu lebih jauh apakah rekening-rekening ini memang valid untuk menerima transfer atau mungkin ini ada hal-hal aneh yang perlu ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain itu, Gus Ipul menyebutkan sekitar 3,6 juta KPM lainnya belum menerima bansos karena adanya perpindahan penyaluran dari PT. Pos ke Himbara. KPM-KPM ini masih dalam proses pembukaan rekening secara kolektif.

“Jadi, kita juga perlu waktu sedikit karena buka rekening kolektif memerlukan waktu,” kata dia.

Mekanisme Pelaporan dan Penebalan Bansos

Bagi KPM yang belum menerima bansos, Gus Ipul meminta mereka untuk aktif melapor dengan melampirkan bukti. Saluran laporan tersedia melalui aplikasi Cek Bansos, pendamping PKH, dinas sosial, dan Badan Pusat Statistik (BPS) daerah.

“Kita siapkan jalur formal dan partisipasi. Kita buka seluas mungkin bagi masyarakat yang ingin menyampaikan usul sanggah,” ujarnya.

Mengenai penebalan bansos, Gus Ipul memastikan bahwa bantuan tambahan ini akan diberikan kepada 18,3 juta KPM penerima bantuan sembako atau Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang akan disalurkan pada triwulan kedua.

“Ini sudah siap ditransfer penebalan bansosnya. Kita tinggal tunggu koordinasi dengan Himbara,” ungkapnya.

Di kesempatan yang sama, Deputi Bidang Statistik Sosial BPS, Ateng Hartono, menyatakan bahwa BPS terus berkoordinasi dengan Kemensos terkait penyaluran bansos, termasuk kasus gagal salur ini.

“Kita mencermati tadi ada beberapa faktor, rekening tidak aktif, perbedaan, dan sebagainya,” kata Ateng.

Ia memastikan BPS akan berupaya agar data selalu dimutakhirkan mengingat sifat data yang dinamis.

“Kolaborasi kami dengan Kemensos akan terus dijaga komunikasinya,” tutup Ateng. Eki

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Transisi Energi, FOSS Group Hadirkan Truk Listrik 10 Ton dengan Jarak Tempuh 250 KM

    Dukung Transisi Energi, FOSS Group Hadirkan Truk Listrik 10 Ton dengan Jarak Tempuh 250 KM

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 197
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-FOSS Group resmi meluncurkan EV Truck 10 Ton, kendaraan angkut bertenaga listrik 100 persen yang dirancang untuk menjawab kebutuhan operasional lintas sektor industri di Indonesia. Peluncuran ini diperkenalkan langsung oleh Founder FOSS Group, Afo Lim. Berbeda dengan kendaraan niaga listrik pada umumnya, EV Truck FOSS Group mengusung konsep universal dan multi-purpose. Kendaraan ini tidak terbatas […]

  • Komisi IV DPR RI Bentuk Tim Tinjau Dugaan Tailing Freeport

    Komisi IV DPR RI Bentuk Tim Tinjau Dugaan Tailing Freeport

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM-Komisi IV DPR RI resmi membentuk tim untuk melakukan peninjauan langsung dugaan dampak pengelolaan tailing PT Freeport Indonesia terhadap lingkungan hidup dan kehidupan masyarakat setempat,di Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Catatan rekomendasi tersebut disahkan dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) ke-23 Komisi IV DPR RI Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 dengan Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua […]

  • Komisi V DPR Apresiasi Fasilitas Terminal Purbaya Memuaskan

    Komisi V DPR Apresiasi Fasilitas Terminal Purbaya Memuaskan

    • calendar_month Kamis, 28 Mar 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 199
    • 0Komentar

    Madiun,msinews.com-Komisi V DPR RI mengapresiasi fasilitas terminal Purbaya,Jawa Timur menjelang mudik lebaran idul fitri 1445 H/2024. Hal itu disampaikan oleh Anggota Komisi V DPR RI Mulyadi bersama Tim Kunjungan Kerja di Terminal Tipe A, Purbaya, di Kota Madiun, Jawa Timur, Rabu (27/3/2024). “Kami hari ini meninjau bangunan terminal yang sangat bagus dan saya apresiasi itu, dan […]

  • Legislator Sabam Sinaga Tegaskan,  Revisi UU Sisdiknas Momentum Perbaikan Dunia Pendidikan

    Legislator Sabam Sinaga Tegaskan,  Revisi UU Sisdiknas Momentum Perbaikan Dunia Pendidikan

    • calendar_month Senin, 9 Jun 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 201
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Anggota Komisi X DPR RI, Sabam Sinaga mengatakan, bahwa, RUU (Revisi Undang-Undang) Sistem Pendidikan Nasional (UU Sisdiknas) dinilai sebagai kebutuhan mendesak. Politisi partai Demokrat ini menekankan bahwa regulasi yang sudah cukup lama ini perlu disesuaikan dengan tantangan zaman dan kondisi nyata di lapangan. Menurutnya, kondisi pendidikan Indonesia saat ini masih menghadapi berbagai persoalan mendasar, seperti […]

  • Obrolan Surealis bersama Cawabup Banyuasin Netta Indian, S.P.: Banyuasin Bangkit

    Obrolan Surealis bersama Cawabup Banyuasin Netta Indian, S.P.: Banyuasin Bangkit

    • calendar_month Selasa, 5 Nov 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 279
    • 0Komentar

    Rambutan-Banyuasin, msinew.com – Netta Indian, S.P lahir pada 04 Januari 1989 di Tanah Abang, Musi Banyuasin (Muba). Netta adalah puteri dari pasangan H. Usman Gumanti dan Hj. Aminati, berasal dari Desa Tanah Abang, Muba, Sumatra Selatan (Sumsel). Pada 2013 Netta dipersunting oleh H. Bramantya Wibisana, SE. Kini mereka telah dikaruniai sepasang buah cinta, yakni anak […]

  • DPR Soroti Kekurangan Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi di Daerah

    DPR Soroti Kekurangan Dokter Spesialis Ortopedi & Traumatologi di Daerah

    • calendar_month Rabu, 24 Jul 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Anggota Komisi IX DPR RI, Arzeti Bilbina meminta pemerintah mencetak tenaga dokter ahli yang banyak untuk disebarkan di seluruh Rumah Sakit di Indonesia. Dalam keterangan tertulisnya diterima awak media di Parlemen,Selasa (23/7/2024) Arzeti mengaku prihati atas kekurangan tenaga dokter spesialis di Indonesia. Ia pun merespon peristiwa meninggalnya seorang dokter spesialis ortopedi dan traumatologi RSUD Sulawesi […]

expand_less