Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Para Pimpinan MPR RI Silaturahmi Kebangsaan dengan Ketum Demokrat, Muncul Usulan Pemisahan Pilpres dan Pileg,Ini alasannya

Para Pimpinan MPR RI Silaturahmi Kebangsaan dengan Ketum Demokrat, Muncul Usulan Pemisahan Pilpres dan Pileg,Ini alasannya

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Selasa, 16 Jul 2024
  • visibility 204
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta,msinews.com-Untuk kesekian kalinya Pimpinan MPR RI melakukan Silaturahmi Kebangsaan dengan mendatangi rumah dan atau kantor para tokoh-tokoh nasional khususnya para mantan Presiden,mantan wakil presiden RI, mantan Pimpinan MPR,DPR, Ketua-Ketua Partai Politik.

Hari ini,Selasa (16/7/2024), dipimpin langsung Ketua MPR RI Dr.Bambang Soesatyo dan Pimpinan MPR Lainnya, mendatangi Kator Ketua Umum DPP Partai Demokrat,Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). Pertemuan itu berlangsung di Kantor DPP Partai Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta.

Kunjungan Silaturahmi Kebangsaan ini merupakan agenda lanjutan dari silaturahmi sebelum-sebelumnya.

Tampak Ketua Umum Partai Demokrat,Agus Harimukti Yudhoyono -AHY berbincang-bincang dengan Ketua MPR RI,Dr.Bambang Soesatyo dan Pimpinan MPR lainnya (DSL)

“Tadi Mas AHY menyampaikan banyak hal dan itu nanti akan kami bukukan dalam dokumen kearifan yang kita serahkan nanti kepada presiden yang akan datang,” kata Ketua MPR RI Bambang Soesatyo kepada awak media usai pertemuan tertutup dengan Ketua Umum dan petinggi-petinggi Partai Demokrat di area konferensi pers di sisi kanan kantor Demokrat.

Bamsoet,demikian disapa, bahwa pihaknya telah berdiskusi dengan AHY dan jajaran Partai Demokrat. Dalam diskusi ini muncul usulan untuk memisahkan pemilihan legislatif (pileg) dan pemilihan presiden (pilpres). Sebab,dimana dua kontestasi elektoral itu berjalan serentak sejak Pemilu 2019 dan Pemilu 2024 yang baru saja diselenggarakan Frebuari yang lalu.

Pileg dan pilpres,kata Bamsoet,  yang berlangsung bebarengan menyebabkan proses pileg tidak berjalan optimal. Dengan demikian,figur-figur yang terpilih menjadi anggota dewan di berbagai tingkatan mengalami penurunan kualitas.

“Ini menghasilkan kualitas yang tidak sebagaimana kita harapkan. Kemarin, orang pada fokus di pilpres, hingga lupa bahwa pileg juga harus kita pilih orang-orang yang memiliki kualitas yang bagus,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar ini menyebut, terdapat usulan agar penyelenggaraan pilpres ditentukan oleh usulan partai-partai politik yang lolos ke Senayan setelah pileg lebih dulu diselenggarakan.

“Sehingga perlu dipikirkan pemisahan pileg dan pilpres agar pilpres nanti itu berdasarkan pileg yang sebelumnya,” kata dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPP Partai Demokrat,Agus Harimurti Yudhoyono yang didampingi oleh Syarief Hasan, Benny Kabur Harman,dan lainnya, mengatakan, salah satu yang menjadi pembahasan dengan para pimpinan MPR RI adalah besarnya biaya politik dalam tiap kontestasi.

“Tadi juga diangkat isu bagaimana kita bisa menghadirkan pemilu, termasuk pemilu yang berkualitas dalam penyelenggaraan maupun output dan outcome-nya,” kata dia.

“Jangan sampai kemudian biaya politik semakin mahal dari waktu ke waktu, tapi juga kita menyadari bahwa pada akhirnya kita ingin menghadirkan para wakil rakyat yang juga memiliki kapasitas yang baik, integritas diri,”tutur Agus Harimurti Yudhoyono, M.Sc., M.P.A., MA, yang saat ini menjabat  Menteri Agrariadan Tata Ruang, merangkap sebagai Kepala Badan PertanahanNasional ﴾BPN﴿ dalam Kabinet Indonesia Maju, pemerintahan Presiden Joko Widodo ini. ** DM.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

    Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    BEKASI,MSINEWS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satu-satunya modal untuk memasuki dunia kerja. Di tengah transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), dunia industri semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, adaptif, dan siap kerja. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah akan kembali menggulirkan program MagangHub […]

  • Wamenaker Tegaskan Perempuan Harus Ambil Peran Strategis Hadapi Disrupsi AII

    Wamenaker Tegaskan Perempuan Harus Ambil Peran Strategis Hadapi Disrupsi AII

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 214
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM— Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, menegaskan pentingnya peran strategis perempuan dalam menghadapi era disrupsi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI). Dalam paparannya pada Kongres Pejuang Perempuan Indonesia yang digelar di Jakarta, Jumat (25/4/2025), Wamenaker menyampaikan bahwa transformasi digital harus diiringi dengan peningkatan literasi digital serta penguatan keterampilan bagi pekerja perempuan. “Sebanyak 83 juta pekerjaan akan hilang […]

  • Baleg DPR RI : Meski Masuk Prolegnas Prioritas, Revisi UU MD3 Belum Tentu Dilanjutkan

    Baleg DPR RI : Meski Masuk Prolegnas Prioritas, Revisi UU MD3 Belum Tentu Dilanjutkan

    • calendar_month Senin, 8 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 194
    • 0Komentar

    Jakarta, MSINews.com – Anggota Badan Legislasi ( Baleg) DPR RI dari Fraksi PAN Guspardi Gaus membenarkan bahwa revisi UU Nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD (UU MD3) masuk dalam Program Legislasi Nasional ( prolegnas) Prioritas 2024. Namun Revis UU MD3 ini belum tentu dilanjutkan pembahasannya. Karena sejak 2019 memang telah masuk […]

  • Prabowo

    Prabowo Bantah Tudingan Menggunakan Bansos dalam Pilpres 2024

    • calendar_month Sabtu, 20 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 202
    • 0Komentar

    Jakarta, Jakarta, MSINews.com  – Calon presiden terpilih dalam Pemilu 2024, Prabowo Subianto, memberikan respons tegas terhadap tudingan yang menyebutkan bahwa dirinya memanfaatkan bantuan sosial (bansos) dari aparat penegak hukum dalam kontestasi Pilpres 2024. Prabowo menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak berdasar dan sangat kejam. “Dituduh menggunakan cara-cara yang curang dengan bansos maupun aparat penegak hukum adalah […]

  • PWI Desak Revisi RUU Penyiaran Jamin Kebebasan Pers di Era Digital

    PWI Desak Revisi RUU Penyiaran Jamin Kebebasan Pers di Era Digital

    • calendar_month Senin, 5 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 212
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Rancangan Undang-Undang (RUU) Penyiaran kembali menjadi perdebatan panas setelah Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Aliansi Jurnalis Independen (AJI), dan Asosiasi Video Streaming Indonesia (AVISI) menyampaikan catatan kritis dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama Komisi I DPR RI. Pertemuan yang digelar di Senayan, Senin (5/5/2025), ini bertujuan menyerap masukan dari para pemangku kepentingan media terkait […]

  • Tentang Revisi UU Penyiaran,Ini Kata Komisi I DPR

    Tentang Revisi UU Penyiaran,Ini Kata Komisi I DPR

    • calendar_month Senin, 27 Mei 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 207
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com-Dewan Perwakilan Rakyat melalui Komisi I meyakini bahwa beleid revisi Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran akan lebih sempurna dengan keterlibatan publik. “Saya kira masukan masyarakat sangat penting, proaktifnya masyarakat akan bermanfaat untuk penyempurnaan revisi UU Penyiaran,” kata Farhan dalam keterangan tertulis di Jakarta. Dijelaskan, revisi UU Penyiaran berawal dari sebuah persaingan politik […]

expand_less