Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Info Daerah » KKB Pegunungan, PHI Minta Perkuat Intelejen BIN dan Kepolisian

KKB Pegunungan, PHI Minta Perkuat Intelejen BIN dan Kepolisian

  • account_circle Media Sejahtera Indonesia
  • calendar_month Sabtu, 30 Sep 2023
  • visibility 190
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta, MSINews.com – Keberadaan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Pegunungan Binyang hingga ke Provinsi Papua Pegunungan menjadi perhatian serius bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia. Upaya keras telah dilakukan oleh aparat keamanan dalam menangani ancaman yang ditimbulkan KKB, tetapi tantangan ini masih terus berlanjut.

Praktisi Hukum Indonesia (PHI)KKB Semar Dju mendesak Badan Intelijen Negara (BIN) Indonesia dan Intelejen Kepolisian gencar melakukan upaya terkoordinasi guna menuntaskan persoalan KKB Pegunungan Bintang.

Dia merasa bahwa penanganan yang lebih tegas dan terencana perlu dilakukan untuk mengakhiri kekerasan telah merenggut nyawa hingga merusak ketenteraman masyarakat.

“KKB di Papua Pegunungan dikenal karena seringkali melakukan aksi-aksi kekerasan yang merugikan warga sipil, membahayakan keamanan, dan menghalangi pembangunan di wilayah tersebut,” ujar Semar pada wartawan di Jakarta, Jum’at , 29/9/2021

PHI Semar memandang bahwa pemberantasan KKB harus menjadi prioritas utama pemerintah dalam rangka memulihkan perdamaian dan stabilitas di Papua Pegunungan.

“Kami memahami bahwa penanganan KKB di Provinsi Papuamemang tugas berat sekali. Tetapi kini saat yang tepat bagi BIN dan Kepolisian untuk meningkatkan koordinasi, intelijen, serta upaya penegakan hukum. Keamanan warga dan pemulihan ketertiban harus menjadi fokus utama,”tegasnya

Langkah-langkah yang ditekankan PHI menuntaskan persoalan KKB di Provinsi Papua dan Pegunungan Bintang antara lain:

1. Peningkatan Intelijen: BIN dan Kepolisian harus meningkatkan kapasitas intelijen mereka untuk mengidentifikasi dan merespons dengan cepat ancaman yang berasal dari KKB.

2.Kerjasama Regional: Kerjasama dengan negara-negara tetangga, khususnya Papua Nugini, dalam memantau dan mengendalikan pergerakan KKB perlu diperkuat.

3.Pemberdayaan Masyarakat: Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan aktivitas KKB serta menyediakan jalur aman bagi para mantan anggota KKB yang ingin berintegrasi kembali ke masyarakat.

4.Pemberian Hukuman yang Tegas: Memastikan bahwa pelaku kejahatan KKB ditangkap dan diadili sesuai dengan hukum yang berlaku.

Semar  juga menekankan pentingnya melibatkan lembaga hak asasi manusia dan organisasi non-pemerintah dalam pemantauan, penanganan situasi di Pegunungan Bintang.

Dia menyebut transparansi dan akuntabilitas dalam upaya penegakan hukum dapat terjaga.

“Pemerintah Indonesia diharapkan akan merespons dengan serius. Peduli ada nia untuk mengakhiri ancaman yang ditimbulkan oleh KKB. Keamanan dan perdamaian adalah hak setiap warga negara, dan tindakan tegas diperlukan untuk menjaga hak-hak mereka,” pungkasnya.

Penulis

Laju Informasi Pengetahuan Masyarakat Indonesia yang Transpran, Adil dan Maju Guna Pembagunanan NKRI Lebih Baik

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Antisipasi Dampak Perang Iran Versus Israel, Pemerintah Disarankan 5 Langkah Ini

    Antisipasi Dampak Perang Iran Versus Israel, Pemerintah Disarankan 5 Langkah Ini

    • calendar_month Kamis, 18 Apr 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 216
    • 0Komentar

    Jakarta,msinews.com– Badan Anggaran (Banggar) DPR RI meminta pemerintah mengambil langkah-langkah strategis secara proaktif untuk mengantisipasi dampak dari konflik Israel dengan Iran. Pernyataan itu disampaikan oleh Ketua Badan Anggaran DPR Said Abdullah. Karena itu Said menyarankan 5 (lima) langka strategis kepada pemerintah RI untuk mengatasi konflik tersebut. Langkah Pertama, agar pemerintah mengambil langkah diplomatik aktif melalui […]

  • Mendagri Tito Urai Strategi Penanganan PPPK dan Honorer

    Mendagri Tito Urai Strategi Penanganan PPPK dan Honorer

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 210
    • 0Komentar

    JAKARTA,MSINEWS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memastikan tidak mengharapkan adanya opsi pemberhentian pegawai. Hal ini ia sampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi II DPR RI terkait permasalahan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan honorer. “Kita tidak mengharapkan adanya opsi pemberhentian pegawai,” terang Mendagri di Ruang Rapat Komisi II DPR […]

  • Kemitraan Percepat Capaian Nasional, 24.000 SPPG Terbangun di Seluruh Indonesia

    Kemitraan Percepat Capaian Nasional, 24.000 SPPG Terbangun di Seluruh Indonesia

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 266
    • 0Komentar

      Msinews.com — Badan Gizi Nasional (BGN) mencatat capaian signifikan dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi melalui skema kemitraan strategis dengan berbagai pihak. Hingga saat ini, sekitar 24.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah tersebar di seluruh Indonesia. “Dengan kemitraan yang kita lakukan ini membuahkan dan mempermudah Program Makan Bergizi, sehingga hari ini di seluruh Indonesia […]

  • TNI Kawal Kejaksaan, Komisi I: Tak Boleh Abaikan Tugas Utama

    TNI Kawal Kejaksaan, Komisi I: Tak Boleh Abaikan Tugas Utama

    • calendar_month Kamis, 15 Mei 2025
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 177
    • 0Komentar

    Jakarta – Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PKB Syamsu Rizal MI merespon keputusan TNI yang melakukan pengawalan terhadap kejaksaan di seluruh Indonesia. Dia menilai langkah tersebut tidak melanggar aturan. Sebab, tentara hanya melakukan pengamanan, bukan ikut dalam penanganan kasus. Namun, TNI mesti mempertimbangkan pelaksanaan tugas utama. Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal mengatakan, tidak […]

  • Kaesang Pangarep Curhat dalam Kampanye Akbar PSI di Yogyakarta

    Kaesang Pangarep Curhat dalam Kampanye Akbar PSI di Yogyakarta

    • calendar_month Minggu, 28 Jan 2024
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 221
    • 0Komentar

    Yogyakarta, MSINews.com – Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Kaesang Pangarep, menggelar kampanye akbar di Lapangan Temanggal, Desa Puwomartani, Kabupaten Sleman, Yogyakarta, Sabtu sore. Dalam kesempatan tersebut, Kaesang curhat mengenai perannya sebagai anak bungsu, sering disuruh-suruh oleh kakaknya, dan mengajak masyarakat untuk “mencoblos mukanya Mas Gibran” pada 14 Februari mendatang. Baca juga : OIKN Ungkap […]

  • Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

    Wamenaker: Industri Kini Tak Lagi Hanya Bertanya Ijazah, tapi juga Kompetensi

    • calendar_month Sabtu, 13 Jun 2026
    • account_circle Media Sejahtera Indonesia
    • visibility 188
    • 0Komentar

    BEKASI,MSINEWS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa ijazah perguruan tinggi tidak lagi menjadi satu-satunya modal untuk memasuki dunia kerja. Di tengah transformasi digital dan perkembangan kecerdasan buatan (AI), dunia industri semakin membutuhkan tenaga kerja yang memiliki kompetensi nyata, adaptif, dan siap kerja. Untuk menjawab tantangan tersebut, pemerintah akan kembali menggulirkan program MagangHub […]

expand_less